Investor Spanyol Resmi Masuk KEK Mandalika, Targetkan Operasional Villa pada 2028

  • Bagikan
Investor Spanyol Resmi Masuk KEK Mandalika, Targetkan Operasional Villa pada 2028
Investor Spanyol Resmi Masuk KEK Mandalika, Targetkan Operasional Villa pada 2028

MANDALIKA, radarntb.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi internasional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dengan investor asal Spanyol, Sapu Development Group, untuk pengembangan lahan di kawasan inti Mandalika.

Kerja sama yang baru saja diresmikan pada Rabu (14/1/2026) ini mencakup kontrak pemanfaatan lahan selama 30 tahun. Proyek ini diproyeksikan akan mulai beroperasi secara resmi pada awal tahun 2028.

Administrator KEK Mandalika, Bambang Wicaksono, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.

KEK Mandalika menjadi salah satu poin penting dalam mendorong pertumbuhan tersebut melalui berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah.

“Negara tidak hanya menuntut penerimaan, tapi juga memberikan fasilitas fiskal dan non-fiskal untuk menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” ujar Bambang.

Fasilitas tersebut meliputi pembebasan bea masuk, pajak dalam rangka impor untuk barang modal, serta kemudahan perizinan seperti PBG, KKPR, dan izin lingkungan.

Direktur Komersial ITDC Febrina Meidiana menyambut baik komitmen Sapo Development Group untuk tumbuh bersama di Mandalika.

“Ini adalah investor pertama kita dari Spanyol. Jika operasional berjalan lancar pada 2028, kami yakin ini akan menarik lebih banyak investor Eropa untuk datang ke Mandalika,” ungkap Febriana.

Investasi ini difokuskan pada aktivasi lahan di area inland guna memperkuat ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Direktur Operasional ITDC, Troy Reza Waroka, menambahkan bahwa kolaborasi ini mengedepankan proses perizinan yang profesional dan transparan.

“Kami memastikan semua proses berjalan baik, tepat, dan menarik. Keamanan dan pelayanan informasi juga menjadi standar utama ITDC untuk menjaga kepercayaan investor,” tegas Troy.

Direktur Sapo Development Group ÁLVARO PERIBÁÑEZ CORPAS (Ivestor,red) mengungkapkan rasa bangganya dapat bergabung di Mandalika setelah melakukan pengembangan di area tersebut selama tiga tahun terakhir.

“Adalah sebuah kehormatan bagi kami akhirnya bisa menandatangani (perjanjian ini) dan bergabung dalam kerja sama pertama dari banyak kerja sama lainnya,” kata Alvaro dalam bahasa Inggris.

Pengalaman mereka sebelumnya di Nusa Dua memberikan keyakinan bahwa Mandalika adalah lokasi yang tepat untuk investasi jangka panjang.

“Kami selalu tertarik dengan apa yang coba dikembangkan ITDC di sini karena kami juga pernah berada di Nusa Dua. Kami tahu apa yang telah kalian lakukan di sana dan betapa bagus serta teraturnya segala sesuatu di sana. Kami sangat percaya bahwa semua langkah yang kalian lakukan di Mandalika adalah langkah yang tepat,” tuturnya.

“Kami semua tinggal di sini, tidak hanya bekerja tetapi juga menetap di sini. Jadi, akan menjadi kehormatan bagi kami untuk berkolaborasi dengan Anda dan melakukan kesepakatan lainnya di masa depan,” tambahnya.

Proyek ini diharapkan menjadi showcase atau percontohan bagi investor lain, khususnya dari Spanyol dan Eropa.

Saat ini, jumlah investor di KEK Mandalika tercatat sebanyak 25, dan pemerintah menargetkan angka ini akan terus bertambah menjadi 31 investor pada tahun 2026 mendatang.

  • Bagikan
Exit mobile version