MATARAM, radarntb.com — Keriuhan dan kehangatan sambutan masyarakat Nusa Tenggara Barat saat menyambut parade para pembalap MotoGP di Kota Mataram berhasil mencuri perhatian para pembalap dunia.
Chairman MotoGP Mandalika, Troy Reza Waroka, menceritakan bagaimana reaksi antusias para pembalap internasional yang mengaku terkejut melihat skala kemeriahan acara tahun ini dibandingkan gelaran sebelumnya.
“Para pembalap merasa sangat senang dan kaget karena suasana parade kali ini jauh lebih ramai dibandingkan dua tahun lalu. Selain jumlah masyarakat yang turun ke jalan jauh lebih banyak, hal yang membuat kami bangga adalah warga melakukkannya dengan sangat tertib, rapi, dan interaktif,” ungkap Troy.
Keunikan parade di Mataram ini menjadi pembeda utama gelaran Indonesia dibanding negara-negara penyelenggara MotoGP lainnya. Sentuhan kearifan lokal, seperti atraksi seni budaya dan tabuhan gendang beleq, memberikan kesan mendalam yang sulit didapatkan para pembalap di sirkuit Eropa atau negara lain.
Troy menekankan bahwa ajang MotoGP di Mandalika bukan sekadar kompetisi balap roda dua, melainkan perpaduan harmonis antara ajang olahraga internasional dan promosi pariwisata (sport tourism).
Kehadiran seluruh pembalap dunia dalam parade ini semakin lengkap dengan keikutsertaan dua talenta muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Kehadiran mereka di atas kendaraan menjadi kebanggaan tersendiri bagi publik tanah air.
Troy berharap atmosfer positif dari sambutan warga ini dapat memberikan energi tambahan bagi seluruh pembalap untuk menyajikan pertunjukan balapan yang seru dan kompetitif di Sirkuit Mandalika hingga akhir pekan nanti.
