LOMBOK, radarntb.com — Anggota DPR RI Komisi V sekaligus Ketua Umum KONI NTB, Mori Hanafi, menghadiri langsung ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (26/7/2026).
Mori Hanafi memberikan apresiasi tinggi atas performa impresif para pembalap asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terus menunjukkan peningkatan prestasi di tingkat nasional.
“Sekarang pembalap NTB terus terang lagi ‘naik daun’. Selain yang kemarin naik podium, kita punya banyak lapisan pembalap. Ini berkah dari kita mempunyai sirkuit dan kerja keras para pelatih. Kita yakin pembalap NTB bisa menjadi juara nasional bahkan internasional,” ujar Mori Hanafi di Sirkuit Mandalika, Minggu (26/7/2026).
Melakukan peninjauan langsung, Mori menyoroti tantangan besar yang dihadapi para atlet balap daerah, terutama dari segi pendanaan. Sebagian besar pembalap lokal masih berjuang secara mandiri untuk menutupi tingginya biaya operasional balap.
“Balap motor ini olahraga mahal. Untuk latihan saja, ban itu hanya bisa dipakai dua kali latihan, padahal harganya mahal. Belum lagi sparepart, bensin, dan biaya lainnya,” jelasnya.
Menurut Mori, anggaran dari KONI saat ini belum sepenuhnya memadai untuk mencukupi kebutuhan biaya balap yang cukup tinggi. Karena itu, ia mendorong adanya sinergi dan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
“Wajib hukumnya pemerintah ini men-support. Kalau cuma dari KONI, kita tidak sanggup. Misalnya kebutuhan pembalap itu Rp200 juta, KONI paling cuma sanggup bantu Rp20 juta. Nanti akan kita diskusikan lebih lanjut, termasuk dengan Dinas Pariwisata,” tambahnya.
Kehadiran Mori Hanafi di Mandalika juga dalam kapasitasnya sebagai Anggota Komisi V DPR RI untuk meninjau infrastruktur sirkuit menjelang gelaran ajang balap dunia MotoGP mendatang.
Dari hasil pantauannya di lapangan, kondisi lintasan dan fasilitas pendukung Sirkuit Mandalika dinilai sangat baik dan siap menyelenggarakan event berkelas internasional.
“Saya cek kondisi sirkuit, alhamdulillah dalam kondisi sangat baik, khususnya di bagian track. Menjelang MotoGP bulan Oktober nanti, kita yakin fasilitas sirkuit ini sudah sangat siap dan tidak perlu banyak perbaikan lagi,” tutup Mori. (rntb)
