Usung Tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia”, MA Nurul Jannah NWDI Ampenan Gelar Belajar di Alam Terbuka

  • Bagikan

Lombok Barat — Madrasah Aliyah (MA) Nurul Jannah NWDI Ampenan melaksanakan program Belajar di Alam (BDA) di kawasan pemandian Aik Ranget, Desa Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri MA Nurul Jannah NWDI Ampenan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKNDIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo, mahasiswa PLP Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), serta para guru MA Nurul Jannah NWDI Ampenan.

Program Belajar di Alam tersebut mengusung tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia”, sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan kepada santri melalui pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan alam sebagai sumber belajar. Lingkungan alam Sesaot yang asri menjadi media pembelajaran terbuka agar peserta dapat memahami pentingnya menjaga dan melestarikan alam secara langsung.

Kegiatan BDA ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, H. Moh. Ramli. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Belajar di Alam merupakan bagian dari program madrasah dalam membentuk karakter santri yang peduli lingkungan, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Melalui kegiatan ini, santri diharapkan mampu mengambil pelajaran langsung dari alam, menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, serta memiliki kesadaran untuk menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan sejumlah materi edukatif, di antaranya tentang pelestarian alam yang indah serta pemanfaatan alam sebagai sumber penghasilan secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Materi tersebut disampaikan untuk memberikan pemahaman bahwa menjaga alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang edukasi mitigasi bencana yang disampaikan oleh Bilqis, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo. Ia menekankan pentingnya pemahaman mitigasi bencana sejak dini, khususnya bagi pelajar yang berada di wilayah rawan bencana.

Ketua Panitia kegiatan BDA, Suharman, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai upaya membangun kepedulian santri terhadap lingkungan.

“Kami ingin santri belajar langsung dari alam, memahami manfaatnya, serta menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan. Kolaborasi dengan mahasiswa UMMAT dan UMS Solo menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, salah seorang siswa MA Nurul Jannah NWDI Ampenan, Suliandani, mengaku kegiatan Belajar di Alam memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih bermakna. “Kami jadi lebih memahami pentingnya menjaga alam karena belajar langsung di lingkungan terbuka. Kegiatannya menyenangkan dan menambah wawasan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa PLP Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak MA Nurul Jannah NWDI Ampenan yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka sebagai pelaksana dalam kegiatan Belajar di Alam ini.

Mereka turut mengapresiasi kolaborasi dengan mahasiswa KKNDIK UMS Solo yang berjalan dengan baik sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.

Kegiatan Belajar di Alam ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan bagi peserta didik. (Red)

  • Bagikan
Exit mobile version