Gubernur NTB Tetapkan 4 Pilar Strategis Bangun NTB dari Akar Rumput, Desa Jadi “Jantung” Pembangunan

  • Bagikan
Gubernur NTB Tetapkan 4 Pilar Strategis Bangun NTB dari Akar Rumput, Desa Jadi "Jantung" Pembangunan
Gubernur NTB Tetapkan 4 Pilar Strategis Bangun NTB dari Akar Rumput, Desa Jadi "Jantung" Pembangunan

MATARAM, RadarNTB.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), mempertegas komitmennya untuk membangun daerah dengan filosofi “Desa Kuat, Daerah Hebat”. Dalam pertemuan strategis bersama Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur, Gubernur menetapkan empat pilar utama yang akan menjadi mesin penggerak kemajuan NTB mulai tahun 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur, Kamis (30/4/2026), ini menjadi wadah penyelarasan arah kebijakan antara Pemerintah Provinsi dan para pemimpin di garis depan masyarakat.

Gubernur Iqbal menggarisbawahi empat sektor krusial yang harus diperkuat secara serentak di tingkat desa, sekligus menjadi pilar pembangunan desa di NTB.

  1. Pengentasan Kemiskinan: Melalui Program Desa Berdaya, intervensi difokuskan pada desa-desa kantong kemiskinan dengan integrasi bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

  2. Ketahanan Pangan: Optimalisasi potensi pertanian dan peternakan lokal untuk menjamin gizi masyarakat dan kedaulatan pangan daerah.

  3. Pengembangan Pariwisata: Mengangkat kearifan lokal dan budaya desa sebagai daya tarik ekonomi baru yang menciptakan lapangan kerja.

  4. Pelestarian Lingkungan: Menjadikan desa sebagai garda terdepan dalam menjaga ekosistem dan keseimbangan alam.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Desa harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga keseimbangan ini agar manfaatnya berkelanjutan bagi anak cucu kita,” tegas Miq Iqbal.

Menyadari Lombok Timur sebagai penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar, Miq Iqbal memberikan perhatian khusus pada tata kelola pengiriman tenaga kerja. Pemprov NTB menggandeng Bank NTB Syariah untuk memastikan skema keberangkatan Zero Cost (tanpa biaya awal) berjalan efektif.

“Kita ingin warga kita berangkat tanpa terlilit utang. Mereka harus berangkat secara legal, aman, dan pulang dengan masa depan yang terencana melalui pembinaan pengelolaan keuangan dan akses KUR untuk modal usaha,” jelas mantan Dubes RI untuk Turki ini.

Perwakilan FKKD Lombok Timur, Khairul Ihsan, S.H, M.H, menyambut antusias peta jalan pembangunan ini. Ia menyatakan kesiapan para kepala desa untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada demi mendukung visi Gubernur.

“Kami siap menjadi motor penggerak di lapangan, mulai dari mengelola pariwisata berbasis budaya hingga memastikan program pengentasan kemiskinan tepat sasaran,” ujar Khairul.

Miq Iqbal menutup audiensi dengan pesan kuat bahwa sinergi antara Provinsi dan Desa adalah kunci akselerasi pembangunan yang merata. Ia meyakini bahwa kemakmuran NTB hanya bisa dicapai jika fondasi di tingkat desa sudah kokoh dan berdaya saing.

“Kalau desa kuat, maka daerah akan kuat. Dari desa, kita bangun NTB yang makmur dan mendunia,” pungkasnya.

  • Bagikan
Exit mobile version