Jelang Ramadan di Loteng Polisi Merazia Sejumlah Penginapan dan Kafe

  • Bagikan

LOMBOK TENGAH – Jelang Ramadhan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Provisni Nusa Tenggara Barat, Polisi merazia sejumlah Penginapan dan Kafe.

Razia jelang Ramadhan di Loteng ini, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Loteng AKP Anton Rama Putra, SH., SIK, Sabtu (27/3/2022).

“Malam ini kami melakukan kegiatan rutin untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif agar dalam kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan berjalan lancar,” kata Anton panggilan akrab Kabag Ops Polres Lombok Tengah.

Razia Jelang Ramdhan di Loteng ini melibatkan 100 lebih personel, terdiri dari Polri dan TNI, ini dilakukan guna menjaga kamtibmas tetap kondusif menjelang ramadhan.

“Kami menurunkan personil gabungan yang terdiri dari rekan-rekan TNI Kodim, Satuan Lalu Lintas, dan dari Polres Loteng sendiri kurang lebih 100 personil,” jelasnya.

Anton dan anggotanya, menysiar sejumlah tempat di Kota Praya, baik itu Kos-Kosan, Penginapan maupun Kafe.

“Kami menyisir dibeberapa lokasi dan beberapa tempat dan mendapatkan 65 kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi oleh surat-surat maupun kelengkapan lainnya. Selain itu kita juga mendapatkan pasangan yang tidak didukung dokumen yang tidak sah di salah satu hotel di Kota Praya,” terangnya.

Razia jelang Ramadhan ini, Polisi menemukan 64 kendaraan roda dua tidak dilengkapi dengan surat-surat, pasangan sejoli tanpa surat nikah dalam satu kamar hotel, ada juga yang buru-buru pergi begitu melihat Ploisi datang, penjual minuman keras dan kanlpot bersuara besar.

Agar tidak menggangu ibadah pada bulan Ramadhan, Anton meminta warga untuk tidak menjual minuman keras, tidak menjual petasan, tidak menggunakan knalpot bersuara keras, dan menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan tidak melakukan perbuatan asusila dan lain sebagainya.

Razia jelang Ramadan ini, akan dilakukan Anton secara terus menerus hingga memasuki Bulan Ramdhan.

Selain itu, dia juga akan terus menjaga Kamtibmas saat bulan Ramadhan, agar warga yang tengah melaksanakan ibadah, tidak merasa terganggu.

“kami berharap, menjelang dan saat Bulan Suci Ramdhan, semua warga turut menjaga Kamtibmas, baik itu, perorangan atau pengusaha yang ada di Lombok Tengah ini,” ungkapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.