Jumpa Pers Akhir Tahun 2021, Kapolda NTB: Jumlah Kasus Cenderung Menurun

  • Bagikan

MATARAM (RadarNTB) – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) gelar jumpa pers akhir tahun 2021 yang digelar Polda NTB di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kota Mataram, Jumat (31/12/2021), Kapolda NTB Kepala Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto menyebutkan, secara umum jumlah kasus kejahatan yang terjadi di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2021 cenderung menurun.

dibanding tahun 2020 baik kasus kejahatan gangguan Kamtibmas, kasus kejahatan konvensional, kasus Curat Curas dan Curanmor (3C).

Dijelaskan, kejahatan yang terjadi pada tahun
2020 sebanyak 7039 kasus sedangkan
pada tahun 2021 sebanyak 5547 kasus,
sehingga mengalami penurunan
sebanyak 1492 kasus atau -21%.

Sementara penyelesaian kasus pada tahun 2020
sebanyak 4661 kasus sedangkan pada
tahun 2021 sebanyak 4721 kasus,
sehingga mengalami peningkatan
sebanyak 60 kasus atau +1%.

Untuk trend crime clearence tahun
2020 sebesar 66,28% sedangkan tahun
2021 trendnya sebesar 85,1%

Sementara kasus kejahatan Konvensional Pada Tahun 2021 terjadi penurunan sebanyak 1.456 Kasus
atau minus -21,8% dibandingkan pada Tahun 2020 dan
peningkatan penyelesaian sebanyak 111 kasus
atau 2,5%

Kasus 3C Pada Tahun 2021 terjadi penurunan sebanyak 526 Kasus atau minus -29,2% dibandingkan pada Tahun
2020

Kasus kejahatan 3C untuk WNA pada Tahun 2021 juga terjadi penurunan kasus sebanyak
7 Kasus atau minus -87,5% dibanding tahun 2020.

Kasus Narkoba di NTB Terjadi kenaikan 26 kasus atau 4,8%, serta mengalami peningkatan dalam kualitas kasusnya.

Secara keseluruhan, tersangka yang berhasil diamankan Polda NTB sebanyak 714 orang, angka tersebut sudah termasuk angka yang ada di Polres jajaran Polda NTB.

Barang bukti yang disita diantaranya, Shabu 9.417,42 gram, Ganja 10.250,02 gram + 22 pohon, Extasi 1.042 butir, Ketamin 0,31 gram, Putaw 0,44 gram, Obat daftar 37.313 butir dan Miras 14.994 botol

Untuk tindak pidana perairan selama tahun 2021 Mengalami
penurunan 3 kasus atau -18,8%, tahun 2020 16 kasus sedangkan sitahun 2021 13 kasus.

Kamseltibcarpantas juga mengalami penurunan, baik pelanggaran lalulintas maupun kecelakaan lalulintas.

Pelanggaran Lalulintas di tahun 2020 sebanyak 95.404, sedangkan di taun 2021 sebanyak 84.075 itu artinya penurunannya diangka 12%.

Kecelakaan lalulintas turun, L minus -1% dan dan S minus -30%, korban meninggal minus -17%, luka berat 5% dan luka ringan -16%.

Sementara program yang dijalankan Polda NTB selama tahun 202q yakni Covid Handling, percepatan Vaksinasi, operasi Mandalika Rinjani baik untuk pengamanan ITC maupun WSB juga Kamsertibcarlantas serta Kamtibmas.

Selaku Kapolda Baru di NTB Irjen Pol Djoko menilai penanganan, penyelesaian dan pendataan kasus dan kejadian oelh Satker di Polda NTB cukup bagus.

“kita berharap pengungkapan dan penanganan kasus serta penekanan pada Kamseltibcarlanatas di NTB dapat dimaksimalkan kedepan,” pungkasnya.

Jumpa Pers tersebut dihadiri Gubernur NTB yang diwakili Sekda L Gita Ariadi, Danrem 162/WB Brigjen TNI Lalu Rudi Irham Sri Gede, Seluruh PJU Polda NTB, OPD Terkait dan Puluhan Jurnalis media TV, Cetak dan Online.(mn*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.