Maknai Kebahagiaan Idul Adha, Ketu DPW PPP NTB Salurkan Belasan Hewan Kurban untuk Warga

  • Bagikan
Maknai Kebahagiaan Idul Adha, Ketu DPW PPP NTB Salurkan Belasan Hewan Kurban untuk Warga
Maknai Kebahagiaan Idul Adha, Ketu DPW PPP NTB Salurkan Belasan Hewan Kurban untuk Warga

MATARAM, radarntb.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Bertempat di kantor DPW, sebanyak 10 ekor sapi disembelih untuk kemudian dibagikan secara luas kepada masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPP NTB yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD NTB, H. Muzihir. Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban ini telah menjadi agenda rutin tahunan yang konsisten dilaksanakan.

“Alhamdulillah, ini sudah kebiasaan tiang sebagai pribadi maupun sebagai wakil rakyat. Tiang kebiasaan niki di kampung itu 2 sampai 3 ekor, terus kalau di DPW niki di kantor PPP, alhamdulillah sudah hampir 5 tahun niki selalu ya 10 ekor,” ungkap H. Muzihir.

Selain penyembelihan 10 ekor sapi di kantor DPW, gerakan berkurban ini juga meluas melalui jaringan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang dibina oleh H. Muzihir dan keluarga.

Pada hari berikutnya, penyembelihan hewan kurban juga dilaksanakan atas nama Dewan Masjid, Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) dan Majelis Qur’an sebanyak 3 ekor sapi.

Di kikediamannya, H Muzihir menyembelih 3 ekor sapi untuk warga yang berada disekitaran tempat tinggalnya, sehingga total semua yang disembelih pada tahun ini sebanyak 16 ekor sapi.

“Total yang kita sembelih tahun ini sebanyak 16 ekor sapi, dirumah 3 ekor sapi, di DPW 10 dan di Dewan Masid, BMM dan Majelis Qur’an sebanyak 3 ekor,” jelasnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran, ketua DPW NTB partai berlambangkan Ka’bah ini telah mendistribusikan lebih dari seribu kupon daging kepada warga sekitar dan masyarakat yang membutuhkan.

“Kurang lebih 1.000 kupon yang kita bagikan, minimal biasa 1.000 sampai 1.500,” jelas H. Muzihir sembari menunjuk proses pemotongan daging di area kantor.

Penyaluran daging kurban ini dibagi dalam beberapa tahap: Hari Pertama diprioritaskan khusus bagi warga masyarakat yang berada di lingkungan sekitar kantor DPW dan kediaman pribadi. Hari Kedua disalurkan melalui jaringan Dewan Masjid dan Majelis Taklim.

Selebihnya H. Muzihir menekankan bahwa esensi utama dari ibadah kurban ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan ketangguhan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Lebih dari itu, Idul Adha harus menjadi ajang nyata untuk berbagi kebahagiaan, rasa syukur, dan kenikmatan dengan sesama, terutama bagi masyarakat yang jarang mengonsumsi daging dalam kehidupan sehari-hari.

“Hewan kurban niki ya untuk dinikmati oleh masyarakat kita. Kan tidak semua kita bisa makan daging setiap hari kan? Ya sekali setahun lah kalau tidak, kita berbagi. Ini ajang berbagi kebahagiaan, berbagi syukur, dan berbagi nikmat,” pungkasnya penuh khidmat.

  • Bagikan
Exit mobile version