Masalah Tanah di Sekotong Warga Bentrok Dengan Preman

  • Bagikan
Masalah Tanah di Sekotong Warga Bentrok Dengan Preman
Warga Pengawisan Sekotong tengah berada di lokasi tanah yang di pagar oleh PT Reska Nayatama, Senin (19/9/2022). foto Istimewa kiriman warga for Juli radarntb.com

LOMBOK BARAT radarntb.com – Masalah tanah di Dusun Pengawisan, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali memanas, warga bentrok dengan sejumlah orang yang diduga preman, Senin (19/9/2022).

Warga Pengawisan, Sekotong Barat, Lombok Barat menduga, orang-orang yang diduga preman itu suruhan dari perusahaan.

Peristiwa bentrok warga dengan orang yang diduga preman itu, berawal dari PT Reska Nayatama uang memasang pagar pada tanah yang di klaim milik warga.

“Berawal dari Pihak PT Reska Nayatama memasang pagar di tanah milik masyarakat Dusun Pengawisan tadi pagi,” jelas Kadus Persiapan Pesisir Emas, Sahbi, kepada radarntb.com via telepon.

Siang hari kata Sahbi, warga yang mengetahui hal tersebut kemudian beramai-ramai mendatangi lokasi tempat pemasangan pagar tersebut.

“Sempat terjadi bentrok antara warga dengan preman dan sempat memanas, tetapi tidak sampai ada perkelahian,” jelasnya.

Selang beberapa lama, masyarakat Dusun Pengawisan akhirnya merobohkan pagar yang dibuat oleh PT Reska Nayatama tersebut.

Aksi warga yang merobohkan pagar yang dibangun oleh PT Reska Nayatama itu mendapat ancaman dari orang yang diduga preman itu, bahwa warga Pengawisan akan diserang oleh mereka.

“Mereka mengancam akan menyerang warga nanti malam, dan kami sekarang bersama warga sedang bersiap-siap,” katanya.

Sementara, Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan bahwa mereka yang membuat pagar tersebut adalah para pekerja PT Reska Nayatama.

“Itu pekerja dari PT Reska yang sedang membuat pagar, saat ini masyarakat Pengawisan sudah kembali.” ujar Kapolres via whatsapp.

Menurut Kapolres, dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat akan membentuk Satgas guna menyelesaikan permasalahan konflik sosial itu.

“Persoalan tersebut sedang dibahas dan dicari solusinya oleh Satgas penanganan konflik sosial Kab. Lobar yang diketuai oleh Pak Bupati Lobar. Sehingga semua harapannya bersabar sedang dicari solusi yang terbaik.” jelas Kapolres.

Masalah Kamtibmas di Dusun Pengawisan, Kapolres Lombok Barat menyampaikan bahwa langkah-langkah humanis telah dilakukan untuk menjaga situasi dan kondisi.

“saat ini, Polsek sekotong sedang melaksanakan langkah-langkah preventif dan preemtif disana,” pungkasnya. (Jul*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.