MXGP Indonesia di Sumbawa Disiapkan Listrik Anti Kedip Bernama Zero Down Time

  • Bagikan
MXGP Indonesia di Sumbawa Disiapkan Listrik Anti Kedip Bernama Zero Down Time
radarntb.com

MATARAM radarntb.com – Event International Motocross Grand Prix (MXGP) Indonesia di Samota Kabupaten Sumbawa, NTB 24-26 Juni 2022 mendatang, akan disiapkan listrik anti kedip yang lebih dikenal dengan sebutan Zero Down Time (ZDT).

 

Persiapan MXGP Indonesia di Kabupaten Sumbawa ini, terus menunjukan kemajuannya, tidak hanya lokasi Sirkuit yang sudah ada, namun juga disiapkan  pasokan dan penyediaan listrik anti kedip atau dikenal dengan sebutan Zero Down Time (ZDT) atau listrik tanpa kedip.

Kadis Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S. Sos., MM., dalam keterangan persnya hari ini Selasa (12/4/2022) menegaskan bahwa semua sudah disiapkan termasuk listrik tanpa kedip atau ZDT.

“setelah Gubernur NTB bersama tim INFRONT dan Bupati Sumbawa meninjau kondisi lapangan dan arena sirkuit, fasilitas pendukung seperti ketersediaan pasokan listrik yang aman juga sangat diperlukan dan akan digesa oleh PT PLN (Persero) wilayah NTB,” tegasnya, dalam keterangan tertulisnya, dikutip radarntb.com hari ini Rabu (13/4/2022).

“Semuanya dipersiapkan, termasuk Infrastruktur kelistrikan dan juga Sumber Daya Manusia sudah kami siapkan untuk gelaran MXGP, oleh PT. PLN (Persero) wilayah NTB,”tambahnya.

Selaku Panitia MXGP Samota 2022 Koordinator Bidang Kominfo dan Promosi, Dr Najam sapaan akrabnya mengatakan, event MotoGP di Mandalika telah sukses digelar Maret 2022 yang lalu. Oleh sebab itu, ajang MXGP Samota juga harus sukses dari segala hal.

“saat ini lahan dan arena sirkuit sedang digeber, maka fasilitas listrik juga telah disiapkan dengan matang oleh pihak PLN, demi kelancaran kegiatan tersebut,” ujarnya.

“Kami terus berkoordinasi dan bersinergi dengan semua pihak, untuk mengabarkan dan menginformasikan perkembangan semua proses penyelenggaraan event ini,”tambahnya

Sebelumnya, General Manager PLN NTB, Sudjarwo mengatakan proses dan tahapan untuk kelistrikan MXGP Sumbawa implementasinya sama seperti saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Bahkan mereka juga telah melakukan survei awal untuk menentukan besaran daya listrik yang diperlukan dan juga titik titik lokasi penting yang harus ada listriknya.

“Setelah survey kebutuhan dan jumlah titiknya jaringan listrik, kami akan membuat masterplan_ jaringan dan juga akan menentukan kebutuhan materialnya,” jelas Djarwo.

Dikatakan bahwa, kondisi Sistem Kelistrikan Sumbawa saat ini masih dalam posisi normal. Total daya mampu sebesar 128,85 MW dengan beban puncak 113,32 MW.

“Jadi masih terdapat cadangan daya listrik sebesar 15,53 MW yang dapat dioptimalkan, baik untuk MXGP dan kebutuhan pendukung yang lain,” terangnya (red/dy/af/kmf*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.