Pascaoperasi Karang Bagu, Polda NTB Bersama Pemkot dan BNNK Mataram Gelar Pembinaan Bahaya Narkoba

  • Bagikan
Pascaoperasi Karang Bagu, Polda NTB Bersama Pemkot dan BNNK Mataram Gelar Pembinaan Bahaya Narkoba
Pascaoperasi Karang Bagu, Polda NTB Bersama Pemkot dan BNNK Mataram Gelar Pembinaan Bahaya Narkoba

MATARAM, radarntb.com — Upaya memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Mataram tidak hanya bertumpu pada aspek penindakan hukum semata. Sebagai langkah berkelanjutan pasca Operasi Sarang Kampung Narkoba di Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Polda NTB bersama Pemerintah Kota Mataram dan BNNK Mataram menggelar kegiatan Quick Wins (QW) Pembinaan, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dihelat langsung di lingkungan Karang Bagu tersebut dipimpin oleh Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si., serta dihadiri oleh perwakilan Pemkot Mataram, BNNK Mataram, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sesi pembinaan ini, aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan BNNK memberikan edukasi mendalam mengenai ancaman serta bahaya narkotika, khususnya bagi kelangsungan generasi muda. Warga diingatkan bahwa dampak buruk narkoba tidak sebatas pada jerat hukum, melainkan merusak kesehatan fisik dan mental, mengubah perilaku, hingga menghancurkan masa depan anak bangsa.

Direktur Binmas Polda NTB mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun pola hidup yang bersih dari narkoba serta mengalihkan waktu untuk kegiatan positif yang produktif bagi keluarga dan lingkungan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral kepolisian kepada warga Karang Bagu setelah dilakukannya operasi pemberantasan jaringan narkoba di wilayah tersebut.

“Sebagai bentuk tanggung jawab moril kepada masyarakat di lingkungan tersebut pascaoperasi terhadap narkoba, kami melaksanakan pembinaan agar masyarakat semakin memahami bahaya narkotika dan bersama-sama mencegah peredarannya,” ujar Kholid.

Menurutnya, penanggulangan narkoba harus dilakukan secara komprehensif. Di satu sisi penegakan hukum tegas dijalankan kepada para pelaku, namun di sisi lain pembinaan serta pendampingan sosial juga krusial untuk membangun ketahanan keluarga dan lingkungan dari ancaman barang haram tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap warga termotivasi untuk menjauhkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Masyarakat juga didorong agar lebih peka terhadap situasi sekitar, meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik mencurigakan, serta berani melapor kepada pihak berwenang.

“Kita berikan motivasi dan semangat agar masyarakat lainnya tidak ikut-ikutan melakukan seperti yang dilakukan para pelaku. Semoga upaya ini menjadikan masyarakat di lingkungan tersebut semakin hati-hati dan waspada terhadap peredaran barang haram itu. Kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi lingkungan agar bebas dari narkoba,” tutupnya.

Sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, BNNK, tokoh masyarakat, dan warga ini diharapkan mampu memperkuat proteksi sosial serta menekan potensi penyalahgunaan narkotika secara permanen di kawasan Karang Bagu dan sekitarnya.

  • Bagikan
Exit mobile version