SBMI NTB Akan Buka PKBM Solusi Untuk CMI

  • Bagikan

Lombok Timur (RadarNTB) – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTB akan membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Lombok Timur (Lotim) sebagai solusi untuk menghadapai berbagai masalah yang ditemukan pada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Hal itu diungkapkan Ketua SBMI NTB Usman usai menggelar acara sosialisasi di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lombok Timur (Lotim), Jumat ( 28/1/2022 ).

Pembentukan PKBM itu, SBMI akan melibatkan semua unsur terkait lainnya, seperti Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertas), Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indomesia (UPT BP2MI) NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Dikbud) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD).

PKBM tersebut nantinya akan menjadi solusi bagi CPMI yang tidak tamat sekolah ataupun putus sekolah formal seperti SD SLTP dan SLTA.

CPMI yang mengikuti PKBM itu nantinya akan mendapatkan pendidikan dan akan dilatih kemampuannya.

Selain itu, mereka juga akan diberikan Ijazah Paket A, B, dan Paket C setara SD, SLTP dan SLTA, sebagai tanda kelulusannya.

“jadi kerjasama ini untuk melibatkan PKBM bagi masyarakat bisa mengikuti pendidikan penyetaraan dan pendidikan pelatihan sebagai pekerja” ungkap Usman.

PKBM itu nantinya dapat menjadi soluso bagi CPMI yang ingin bekerja di luar negeri maupun didalam negeri yang mensyaratkan Ijazah.

Selain menjadi solusi bagi CPMI, PKBM itu nantinya juga dapat membantu Pemda mengurangi buta aksara akibat putus sekolah, atau yang lainnya.

“PKBM ini penting diikuti oleh CPMI agar tidak ada problema CPMI dipulangkan agar memiliki kemampuan yang berkompetensi, kita harap mereka melalui jalur yang syah secara administratif bukan jalur tekong (calo, red)” ujarnya.

Senada yang diungkapkan dengan Abi Danar Prabawa, SE, MPA menjelaskan, Kepala BP2MI NTB, bahwa melalui jalur BP2MI yang akan ada nantinya di Lotim, bisa menunjang CPMI agar tidak melalui jalur calo,(lia*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.