Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di NTB, Sandi Acungkan Jempol

  • Bagikan

MATARAM (RadarNTB) – Sandi Acungkan Jempol Dihadapan Kapolda NTB, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Sandi Salahudin Uno Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (3/11/2021).

Kedatangan Sandi panggilan akrab Menparekaraf RI ke NTB, disambut Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Zulkieflimansyah dan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Kesempatan itu dimanfaatkan Sandi meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang ada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Gubernur NTB dan Kapolda NTB setia mendampingi Sandi selama berada di NTB terutama saat meninjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pujut.

Sandi sempat acungkan jempol dihadapan Kapolda NTB, dia mengatakan bahwa kegiatan Ini adalah Program Gercep dan Geber (Gerak cepat dan gerak bersama) dalam percepatan vaksinasi di NTB khususnya di kabupaten Lombok Tengah, yang akan menjadi tuan rumah pada semua perhelatan di Sirkuit MotoGP Mandalika yang resmi bernama Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Sandi pun mengapresiasi Gubernur NTB dan Kapolda NTB atas kerja kerasnya dalam program percepatan serbuan vaksinasi. “Ini adalah Serbuan vaksinasi terbaik, sebab di Lombok tengah sendiri dosis pertama telah mencapai 70,4% sedangkan dosis kedua mencapai 31,8%.” Tutur Sandi.

Sandi Acungkan Jempol Dihadapan Kapolda NTB

Ia juga menegaskan karena pentingnya vaksinasi serta penegakan protokol kesehatan dalam melawan pandemi Covid 19. “Vaksin dan protokol kesehatan ialah resep dalam menghadapi kesiapan WSBK tahun ini serta Moto Gp tahun depan. Mari bangkit disaat sulit agar menang melawan Covid” harap Sandiaga .

Sementara, Kapolda NTB menjabarkan bahwa capaian vaksinasi yang disebutkan oleh Menparekraf Sandi Uno tersebut ialah berdasarkan data P-Care, sedangkan data manual telah melebihi dari capaian yang dijabarkan oleh sandi uno tersebut.

“Capaian manual dosis telah mencapai hampir 80% dan dosis telah mencapai 47,8% ini diakibatkan oleh kondisi geografis kabupaten Lombok Tengah sehingga pengisian P-Care sedikit terhambat. Ini adalah program kolaborasi yang terus dilakukan dalam mensukseskan vaksinasi di Lombok Tengah.” Ungkap Iqbal

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kadinkes Prov. NTB, Kadis Pariwisata Prov. NTB, Wakil Bupati Kab. Lombok Tengah, Sekda Kab. Lombok Tengah, Kapolres Lombok Tengah, Camat Pujut, Kepala Desa Rembitan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.