GANGGA, radarntb.com – Ada yang berbeda di hamparan sawah Dusun Jugil, Desa Sambik Bangkol, Rabu pagi (12/5). Bukannya memegang cangkul, puluhan petani justru tampak antre dengan tertib. Mereka bukan sedang mengurus administrasi pupuk, melainkan sedang mendapatkan layanan cek kesehatan gratis dari Polres Lombok Utara.
Aksi “jemput bola” ini sengaja digelar Polri untuk memastikan kondisi fisik para pahlawan pangan tetap prima menjelang puncak Panen Raya Kuartal II 2026 di Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Kabag SDM Polres Lombok Utara, AKP Agus Rachman, yang hadir mewakili Kapolres AKBP Agus Purwanta S.I.K, menegaskan bahwa menjaga kesehatan petani adalah bagian dari menjaga stabilitas daerah.
“Petani sehat, pangan kuat. Kalau petani tumbang, ketahanan pangan ikut goyah. Kami ingin memastikan saat puncak panen nanti, tidak ada petani yang sakit karena kelelahan,” ujar AKP Agus Rachman di lokasi.
Dalam kegiatan ini, tim Dokkes Polres Lombok Utara berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan KLU melakukan pemeriksaan menyeluruh, meliputi: Pemeriksaan tekanan darah (tensi), cek kadar gula darah, konsultasi kondisi fisik dan pemberian obat-obatan dan penyaluran vitamin gratis untuk menjaga imunitas.
Ketua Kelompok Tani setempat, Bapak Randi, mengaku sangat terbantu. Sebanyak 50 anggota kelompok taninya antusias mengikuti pemeriksaan ini. Menurutnya, perhatian polisi hingga ke urusan kesehatan fisik petani adalah hal yang jarang terjadi namun sangat dibutuhkan.
Kapolsek Gangga, AKP Andi Kusnadi, menambahkan bahwa Polri kini hadir lebih humanis dan terlibat langsung dalam program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan.
“Polri hadir tidak hanya untuk penegakan hukum. Ketahanan pangan butuh petani yang produktif. Kehadiran kami di sini adalah bentuk pengawalan agar lumbung pangan di KLU tetap terjaga,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan pembagian paket kesehatan. Para petani pun kembali ke sawah dengan senyum sumringah, siap menyambut panen raya dengan tubuh yang lebih bugar.













