MANDALIKA, radarntb.com — PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa dukungannya terhadap penyelenggaraan Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) bukan sekadar mengejar aspek sponsorship atau eksposur merek semata. Lebih dari itu, ajang ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem otomotif nasional serta mencetak pembalap Indonesia menuju panggung internasional.
Juru Bicara PT Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa potensi besar olahraga otomotif tanah air harus didukung oleh sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Indonesia memiliki lebih dari 100 juta pengguna sepeda motor. Ini merupakan basis potensi yang sangat besar untuk melahirkan talenta-talenta baru di dunia balap,” ujar Baron dalam keterangannya di Mandalika.
Menurut Baron, besarnya populasi pengguna sepeda motor perlu diimbangi dengan wadah kompetisi yang memadai—mulai dari tingkat akar rumput, kejuaraan daerah, hingga ajang tingkat nasional. Rantai pembinaan ini penting agar para pembalap muda memiliki jalur karier yang jelas (career path) sebelum melangkah ke kejuaraan kelas dunia.
Baron menekankan bahwa komitmen Pertamina dalam dunia olahraga otomotif melampaui urusan promosi bisnis semata.
“Kalau hanya mengejar branding Pertamina, rasanya seluruh masyarakat Indonesia sudah tahu nama Pertamina. Yang kami harapkan adalah dampak nyata apa yang bisa kami berikan dan bagaimana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Selain melahirkan talenta balap, pengembangan ekosistem balap motor nasional di Pertamina Mandalika International Circuit juga diyakini mampu mendorong multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran ajang balap rutin membuka lapangan kerja baru serta menggairahkan industri pendukung otomotif dan UMKM di sekitar kawasan.
“Keberadaan ajang balap nasional seperti Mandalika Racing Series menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Indonesia untuk melahirkan pembalap berprestasi yang mampu tampil di panggung dunia, termasuk MotoGP,” pungkas Baron.













