Festival Layang-layang Pantai Selingkuh Diikuti 80 Peserta

  • Bagikan
Festival Layang-layang Pantai Selingkuh Diikuti 80 Peserta
Festival Layang-layang Pantai Selingkuh, Minggu (7/8/2022).

MATARAM radarntb.com – Festival Layang-layang oleh Aliansi Pemuda Hindu Lombok (APHL) di Pantai Selingkuh, Kebun Raden, Kelurahan Tanjung Karang, Minggu (7/8/2022) diikuti 80 peserta.

Sebanyak 80 peserta yang mengikuti festival layang-layang itu terdiri dari para komunitas pecinta seni Layang-Layang Yang ada di Pulau Lombok.

Ragam bentuk layang-layang yang ditampilkan, dengan berbagai bentuk dan corak, mewarnai pantai Selingkuh saat itu.

Acara dimulai pada Pukul 11.00 WITA, Camat Sekarbela Bagus Cahya Samudra hadir mewakili Wali Kota Mataram saat pembukaan kegiatan.

Camat Sekarbela menyampaikan salam Walikota Mataram serta ucapan Terima kasih dan dukungannya terhadap Festival Layang-layang itu.

Camat Sekarbela sebut festival ini sebagai bentuk kontribusi pemuda untuk bangkit pasca pandemi.

Pihaknya juga akan terus mendukung kegiatan pemuda Kota Mataram ke depan, agar terus bangkit.

“mari kita berpegangan tangan berkolaborasi membangun Kota. Karena kita Adalah satu tubuh Kota Mataram yang Harum,” ungkapnya.

“Mari kita terus berkolaborasi, dan saya melihat Layangan ini ada nilai seninya, magic nya dan nilai-nilai budaya lainnya hingga geliat ekonomi disekitar acara ini,” sambungnya.

Selain Camat Sekarbela, hadir pula Pembina Aliansi Pemuda Hindu Lombok Anak Agung Made Jelantik Agung Baraya Wangsa, Penyelenggara Binmas Hindu Kemenag Kota Mataram I Ketut Edy Aryawan.

Mengawali sambutannya, Pembina Aliansi Pemuda Hindu Anak Agung Made Jelantik, menyampaikan dukungannya terhadap Kreatifitas Pemuda Hindu atas idenya mengadakan Festival Layang-layang 2022 di Pulau Lombok, Kota Mataram itu.

“Saya selalu support tujuan dari adek-adek kita ini kan untuk bersimekrame/bersilaturahmi” katanya.

“Kegiatan Festival Layang-Layang 2022 ini bisa diikuti oleh semua orang, bukan saja untuk ummat hindu, akan tetapi untuk Masyarakat di Pulau Lombok,” tambahnya.

Sementara, Binmas Hindu Kemenag Kota Mataram I Ketut Edy Aryawan ucap syukur sebab Event-event di Kota Mataram yang sudah 2 tahun dibelenggu oleh covid, mulai bangkit.

“mari kita sambut serta berkolaborasi untuk menyambut hal baru. Kegiatan layang-layang ini, bisa kita jadikan wahana kerukunan ummat beragama di Pulau Lombok,” ujarnya.

“Bagaimana kita kedepan membangun Lombok dengan rukun bersatu, Lomba Layang-layang ini sebagai cerminan menerbangkan dengan cara kerjasama yang baik, yang memiliki filosofi kita membangun Kota Mataram dan Lombok Pada umumnya dengan bergandeng tangan. Membangkitkan nilai-nilai budaya sebagai salah satu karakter kita,” sambungnya.

Penasehat Pemuda Hindu Lombok, I Wayan Yogi Swara SH menilai, festival layang-layang dapat menjadi media kreatifitas generasi muda dalam menjunjung dan mempromosikan pariwisata kota Mataram, NTB kedepan.

Setelah acara pembukaan selesai, atas instruksi Dewan Juri kemudian Para peserta menerbangkan Layangan mereka, sesuai nomor urut yang telah ditentukan Panitia.

Ketua aliansi pemuda hindu lombok
I Nyoman Loji Sagita, CLA-P menyampaikan festival layang-layang ini merupakan langkah aliansi pemuda hindu lombok untuk menyiapkan media kreatifitas generasi muda hindu dan juga untuk menunjang promosikan pariwisata kota mataram dan NTB.

“kita gelar festival layangan ini untuke membangkitkan serta sebagai wadah promosi pariwisata di Pulau Lombok, Kota Mataram, NTB,”

Ia berkomitmen, akan terus membina dan merangkul semua STT yang ada di lombok khususnya di Mataram

“Kami akan memperjuangkan kreatifitas dalam mempertahankan adat seni dan budaya, maju tak gentar tanpa henti dalam berjuang menyampaikan media dalam meraih prestasi untuk generasi muda,” pungkasnya. (mn*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.