Festival Permainan Rakyat (PERAK) Resmi Dibuka di NTB

  • Bagikan
Festival Permainan Rakyat (PERAK) Resmi Dibuka di NTB
Festival Permainan Rakyat (PERAK) Resmi Dibuka di NTB

MATARAM, radarntb.com – Festival Permainan Rakyat (PERAK) 2025 resmi dibuka di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (20/9/2025). Acara ini menampilkan beragam permainan tradisional, pameran ekonomi kreatif, dan pertunjukan seni budaya.

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) NTB dan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi NTB, BRI, NTB Syariah, serta berbagai komunitas lokal.

Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk perwakilan Kapolda NTB dan Danrem 162/WB.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa acara ini penting untuk melestarikan budaya dan sekaligus memajukan ekonomi kreatif.

“Ekonomi kreatif memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian global. Nilainya mencapai USD 2,3 triliun, menyumbang 3,3 persen PDB global. NTB punya banyak ‘mutiara tersembunyi’ yang harus diberi panggung,” tegasnya.

Iqbal juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi tanpa meninggalkan nilai sejarah budaya.

“Ekspresi budaya jangan stagnan. Biarkan anak-anak muda mengkreasikan ulang permainan rakyat sehingga tetap relevan dan bisa diwariskan,” tambahnya.

Ketua Gekrafs NTB, Yeyen Seprian Rachmat, menjelaskan bahwa Festival PERAK ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Gekrafs di Senayan beberapa waktu lalu.

NTB menjadi provinsi pertama yang menindaklanjuti MoU tersebut dengan menyelenggarakan Festival PERAK.

“Kami khawatir permainan rakyat semakin tergerus zaman. Padahal, permainan ini bukan hanya warisan budaya, tapi juga punya potensi nilai ekonomi. Di era digitalisasi, permainan rakyat bisa di-update, bukan sekadar nostalgia, tapi menjadi identitas lokal yang bernilai,” ujar Yeyen.

Ia juga menargetkan bahwa pada tahun 2026, NTB siap menjadi tuan rumah PERAK Nusantara dengan menghadirkan permainan rakyat dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Festival PERAK NTB menampilkan berbagai permainan tradisional khas Nusantara seperti Tapa Gala, Mpa’a Gopa, Mpa’a Gantao, Main Ayam, Berempuk, Cungkit, Main Tali, Manok Kurung, Main Benteng, hingga Balap Tengkulak.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati Expo Ekraf, obrolan seputar ekonomi kreatif, sinema rakyat, pentas musik, hingga kontes foto dan video kreator.

Dengan semangat kolaborasi, Festival PERAK diharapkan tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga menjadi tonggak lahirnya industri kreatif baru yang berbasis budaya lokal.

  • Bagikan
Exit mobile version