Lalu Bintang Muhammad Siap “Meriri” PMII Mataram 1 Dengan Falsafah Sasak

  • Bagikan
Lalu Bintang Muhammad Siap "Meriri" PMII Mataram 1 Dengan Falsafah Sasak
Lalu Bintang Muhammad Siap "Meriri" PMII Mataram 1 Dengan Falsafah Sasak

MATARAM, radarntb.com – Kontestasi pemilihan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mataram pada acara Konferensi Cabang (Konfercab) mendatang diprediksi akan berlangsung sengit. Salah satu nama yang menyatakan siap maju dan membawa perubahan adalah Lalu Bintang Muhammad, dengan tekad kuat untuk menempati posisi PMII Mataram 1.

Dalam sebuah wawancara, Lalu Bintang Muhammad menggarisbawahi visinya dengan mengutip falsafah lokal Sasak: “Curike enjing warangke, warangke enjing curike,” yang berarti “Isi yang menghidupkan tempat, bukan tempat yang menghidupkan isi.”

Bintang menjelaskan bahwa falsafah ini menjadi landasan kritiknya terhadap kondisi organisasi saat ini.

“Organisasi adalah tempat dan kita adalah isinya. Maka, seringkali kita dihidupkan oleh organisasi, bukan sebaliknya, menghidupkan organisasi,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma agar kader menjadi motor penggerak, bukan sekadar penerima manfaat pasif dari organisasi.

Lebih lanjut, Bintang tak menampik bahwa PMII Cabang Mataram masih menghadapi banyak tantangan yang memerlukan pembenahan serius.

Menurutnya, perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup jenjang kaderisasi, struktural kepengurusan, hingga hubungan bilateral dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) lainnya.

Ia menyoroti betapa besarnya organisasi PMII secara nasional sebagai pengingat akan tanggung jawab seorang pemimpin. PMII, disebutkannya, merupakan organisasi besar dengan komposisi yang masif, antaranya: 25 Pengurus Koordinator Cabang (PKC), 230-232 Cabang (PC) aktif se-Indonesia, 1.664 Komisariat (PK) dan 5.000 Pengurus Rayon

“Seharusnya PMII dibawa dengan penuh kesungguhan dan penuh kehati-hatian, karena nasib organisasi dan kader ada di tangan seorang pemimpin,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Lalu Bintang Muhammad datang dengan mengusung prinsip “PERAPET SILE PESOPOK AMBU LAN SARENG-SARENG MERIRI” (yang kurang lebih berarti: “Merapatkan barisan, menyatukan langkah, dan bersama-sama memperbaiki/mengubah, red)).

Dengan memegang teguh prinsip ini, Lalu Bintang Muhammad menyatakan Siap menuju PMII MATARAM 1 untuk membawa perubahan (“MERIRI”) dan berharap dapat mengembalikan PMII Cabang Mataram pada peran sentralnya sebagai wadah pergerakan dan pencetak kader yang unggul.

Konfercab PMII Cabang Mataram ini dinantikan akan menjadi momentum krusial dalam menentukan arah pergerakan PMII di Mataram ke depan.

  • Bagikan
Exit mobile version