MATARAM, radarntb.com – Menjelang perhelatan akbar MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) datang ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, (16/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan event MotoGP dan memperkuat sinergi lintas sektor.
Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, dan disambut oleh Kepala Kejati NTB, Wahyudi, S.H., M.H., dibahas berbagai perkembangan positif yang dibawa oleh Sirkuit Mandalika.
Priandhi Satria menyoroti bagaimana pariwisata olahraga telah menjadi motor penggerak ekonomi di Lombok Tengah dan NTB.
“Sejak beroperasi, sirkuit ini tidak hanya menjadi pusat balap internasional, tetapi juga membuka banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. Peningkatan jumlah wisatawan, investasi perhotelan, serta pertumbuhan UMKM lokal adalah bukti nyata dampaknya,” jelas Priandhi.
Priandhi Satria mengapresiasi dukungan dari Kejati NTB yang dinilainya sangat responsif. Menurutnya, dukungan kejaksaan memberikan rasa aman dan kepastian bagi semua pihak yang terlibat, termasuk investor, sponsor, dan masyarakat.
“Keberhasilan sebuah event internasional ditentukan oleh soliditas semua pihak. Dengan dukungan penuh dari Kejati, kami optimistis MotoGP Mandalika akan sukses dan menjaga nama baik Indonesia,” ujar Priandhi.
Kepala Kejati NTB, Wahyudi, menyambut baik inisiatif MGPA. Ia menekankan bahwa sinergi antara penyelenggara dan aparat penegak hukum adalah kunci keberhasilan MotoGP 2025.
“Kami siap mendukung dari sisi penegakan hukum demi terselenggaranya MotoGP yang aman dan tertib. Ajang ini adalah etalase Indonesia di mata dunia,” kata Wahyudi.
Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Intelijen Kejati NTB, Suhartono, SH, MH, yang menegaskan pentingnya pengawalan menyeluruh terhadap event internasional ini.
“Keberhasilan MotoGP adalah simbol kepercayaan dunia terhadap Mandalika. Kami akan memastikan potensi kerawanan dapat diantisipasi agar event ini berlangsung kondusif,” tegasnya.
Pertemuan ini menjadi penanda kolaborasi yang lebih kuat antara MGPA dan Kejati NTB, demi memastikan MotoGP 2025 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi ekonomi dan citra positif Indonesia di dunia.
