Momen Hangat Saat HUT KLU Ke-17, Kapolres dan Bhayangkari Serahkan Sesuatu Kepada Bupati dan Wabup

  • Bagikan
Momen Hangat Saat HUT KLU Ke-17, Kapolres dan Bhayangkari Serahkan Sesuatu Kepada Bupati dan Wabup
Momen Hangat Saat HUT KLU Ke-17, Kapolres dan Bhayangkari Serahkan Sesuatu Kepada Bupati dan Wabup

LOMBOK UTARA, radarntb.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke-17 pada Senin (21/7/2025) diwarnai momen hangat nan simbolis dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, Kapolres dan Bhayangkari serahkan sesuatu kepada Bupati dan Wabup.

Sesuatu itu berupa Kue Ulang Tahun, yang diserahkan langsung oleh Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, kepada Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, dan Wakil Bupati, Kusmalahadi Syamsuri.

Kejutan sederhana namun sarat makna ini menjadi puncak acara syukuran HUT ke-17 KLU yang dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kodim 1606 Mataram, Ketua DPRD, para kepala OPD, camat, kepala desa se-KLU, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Lombok Utara menjelaskan, pemberian kue ulang tahun untuk HUT KLU ke-17 ini, lebih dari sekadar perayaan.

Ini merupakan penegasan komitmen Polres untuk terus mendukung penuh pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kue ulang tahun ke-17 ini adalah simbol dukungan Polres Lombok Utara untuk seluruh masyarakat,” ujar Agus.

“Kami berharap, di usia yang ibaratnya mulai memasuki masa pubertas ini, Lombok Utara semakin memoles diri dan meningkatkan pelayanan terbaik untuk warganya. Ini kejutan kecil dari kami untuk Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dengan status Lombok Utara sebagai gerbang bagi destinasi wisata kelas dunia seperti kawasan Tiga Gili dan jalur pendakian Rinjani, jaminan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan menjadi prioritas utama.

“Polres Lombok Utara siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

“Kenyamanan wisatawan adalah hal yang tak bisa ditawar. Selain itu, kami juga mendukung penuh berbagai program pemerintah pusat, mulai dari ketahanan pangan, gizi, literasi, hingga inisiatif Car Free Day yang kami selenggarakan bersama Pemkab pada pertengahan Juni lalu. Keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan pemicu untuk terus berinovasi,” tambahnya.

AKBP Agus Purwanta juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan Polri adalah kunci fundamental dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta kepastian hukum bagi para pelaku usaha dan investor yang berkeinginan mengembangkan sektor-sektor potensial di Lombok Utara.

“Kepada seluruh masyarakat Lombok Utara, mari kita kobarkan semangat ‘Ceria Bersama’ demi mewujudkan Lombok Utara yang makmur dan mendukung visi NTB yang mendunia,” tegasnya.

“Kita sukseskan setiap agenda pemerintah dengan semangat gotong royong dan soliditas yang harmonis,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, melihat usia 17 tahun sebagai fase krusial menuju kemandirian dan kemajuan yang lebih pesat.

“Usia 17 tahun adalah gerbang menuju kedewasaan, penuh dengan semangat membara, energi tak terbatas, impian, dan cita-cita luhur,” tuturnya.

“Tak ada yang mustahil jika kita mengupayakannya dengan sungguh-sungguh. Bhayangkari Lombok Utara sangat bangga dapat terus mendampingi program-program besar daerah, menjangkau langsung masyarakat melalui sinergi erat dengan OPD, DPRD, dan Pemerintah Daerah,” terangnya.

Ia menekankan, Bhayangkari kini aktif terlibat dalam beragam bidang, mulai dari penanganan stunting, pendampingan anak berkebutuhan khusus, edukasi remaja, pemberdayaan petani, hingga berbagai aksi sosial yang melibatkan lintas organisasi perempuan.

“Kami telah menyapa langsung anak-anak SMA melalui program ‘Memilih Kawan Baik’, mendampingi kegiatan posyandu, bahkan terlibat dalam diskusi dengan para petani kakao. Kepercayaan yang telah diberikan ini akan terus kami jaga untuk memberikan sentuhan keibuan di tengah-tengah masyarakat KLU,” ujarnya.

Ny. Heny juga menaruh harapan besar agar generasi muda KLU memiliki lebih banyak ruang untuk mengembangkan potensi diri, baik melalui ajang kreativitas, olahraga, maupun program-program yang mendukung kesiapan kerja, khususnya di sektor pariwisata.

“Saya melihat masih banyak ruang bagi perempuan untuk berperan aktif, baik di parlemen, pemerintahan, maupun sektor usaha profesional. Isu kekerasan terhadap perempuan dan anak juga masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Semoga momentum ulang tahun ini menginspirasi perempuan KLU untuk tidak lagi sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi pemain yang memberikan warna dengan kelembutan namun penuh keteguhan,” tutupnya.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menyambut hangat kado kejutan dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari. Beliau menegaskan bahwa usia “sweet seventeen” ini menjadi simbol semangat baru dalam membangun daerah.

“Usia 17 tahun ini kami sebut manis, seperti remaja dengan energi yang luar biasa. Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita melonjak drastis, dari Rp 6,8 miliar menjadi lebih dari Rp 300 miliar. Angka kemiskinan berhasil kita turunkan secara signifikan, dan infrastruktur pendidikan semakin memadai. Ini semua adalah buah dari kerja sama solid semua pihak,” kata Bupati Najmul.

Menurutnya, tantangan keterbatasan anggaran harus dijawab dengan inovasi, kreativitas, dan semangat gotong royong yang tak pernah padam.

Acara syukuran HUT ke-17 Kabupaten Lombok Utara ditutup dengan doa bersama, memperkuat tekad seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi, menatap masa depan Lombok Utara yang semakin ceria, berdaya saing, dan mendunia.


  • Bagikan
Exit mobile version