Pemdes Belang Turi Gandeng LSM Bantu Korban Gempa Manggarai

  • Bagikan
Pemdes Belang Turi Gandeng LSM Bantu Korban Gempa Manggarai
Pemdes Belang Turi Gandeng LSM Bantu Korban Gempa Manggarai

MANGGARAI, radarntb.com — Guncangan gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Flores, NTT, menyisakan kecemasan mendalam bagi warga Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Ratusan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dari tingkat ringan hingga berat.

Menghadapi situasi darurat tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Belang Turi mengambil langkah cepat dengan menerapkan strategi ‘jemput bola’ demi menjamin ketersediaan bantuan bagi warganya.

Sekretaris Desa Belang Turi, Fransiskus Beni, menegaskan bahwa Pemdes terus bekerja memperbarui data dampak bencana agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Kami terus melayani masyarakat, khususnya meng-update data kerusakan rumah. Dari total 284 KK (946 jiwa), tercatat 43 rumah rusak berat, 140 rusak sedang, dan 39 rusak ringan,” terang Fransiskus, Jumat (21/8/2026).

Mengingat ketersediaan logistik di tingkat kabupaten yang sempat mengalami kekosongan, Pemdes Belang Turi secara proaktif membangun jejaring dengan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta sektor swasta.

“Kami berupaya mendatangi banyak pihak, khususnya LSM, untuk segera membantu warga. Kami berkomitmen seluruh masyarakat terdampak bisa mendapatkan bantuan,” tambahnya.

Sejumlah lembaga dan perusahaan yang telah turun langsung menyalurkan bantuan ke Desa Belang Turi antara lain:

  • Yayasan Bambu Lestari: Pasokan obat-obatan serta susu khusus untuk bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

  • PT Pupuk Indonesia: Bantuan paket sembako (beras 10 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan 2 selimut) disalurkan kepada 131 KK.

  • Amati Jakarta, Ayo Indonesia, & Flamingo Hotel: Bantuan logistik bahan pokok.

  • PT Gag Nikel Jayapura: Bantuan sembako bagi 14 KK di Dusun Maras.

Fransiskus menegaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara transparan langsung oleh pihak donor kepada penerima manfaat.

“Pihak LSM menyerahkan langsung berdasarkan verifikasi foto dan kategori kerusakan. Pemdes memfasilitasi dan menjembatani proses penyalurannya,” jelas Sekdes.

Meskipun bantuan logistik dari LSM dan swasta sangat membantu kebutuhan harian, warga terdampak tetap berharap adanya penanganan resmi jangka panjang dari pemerintah daerah.

Stefanus Mandut, salah satu warga yang rumahnya mengalami rusak parah, mengapresiasi gerak cepat para donatur dan Pemdes, tetapi tetap menggantungkan harapan pada respon pemerintah pusat maupun daerah.

“Kehadiran LSM luar biasa membantu kami, kami sangat berterima kasih. Namun di sisi lain, kami sangat berharap kehadiran dan bantuan resmi dari pemerintah untuk perbaikan hunian kami,” pungkasa Stefanus.

  • Bagikan
Exit mobile version