MATARAM, radarntb.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB merilis data terbaru mengenai dampak banjir yang melanda Kota Mataram pada Minggu (6/7/2025).
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Mataram dan sekitarnya pada Minggu siang itu, menyebabkan sejumlah sungai meluap terutama sungai ancar dan merendam ribuan rumah warga.
Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid S.IK, MM., menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi mulai pukul 14.00 WITA., hal ini mengakibatkan banjir disejumlah tempat di Kota Mataram.
“Kondisi ini mengakibatkan naiknya debit air sungai secara drastis. Sekitar pukul 16.00 WITA, air sungai mulai memasuki rumah-rumah warga dan menghanyutkan sejumlah barang berharga milik warga,” jelas Kabid Humas Polda NTB, Rabu (9/7/2025).
Dikataka, Tim gabungan dari BPBD Provinsi NTB, BPBD Kota Mataram, TNI/Polri, relawan, dan aparat setempat segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak.
Berdasarkan data sementara hasil pendataan yang dilakukan oleh Polda NTB dan BPBD Provinsi NTB, berikut adalah rincian dampak banjir:
- Terdampak: 7.676 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 30.6817 jiwa.
- Meninggal Dunia: Masih dalam proses pendataan.
- Luka-Luka: 15 orang.
- Mengungsi: 520 jiwa.
- Perumahan: 9 unit rumah mengalami rusak berat.
- Fasilitas Pendidikan: Masih dalam proses pendataan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan terus berupaya melakukan pendataan lebih lanjut dan memberikan bantuan kepada para korban banjir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas berwenang.
“Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada, dan selalu mengikuti arahan petugas. Semoga peristiwa ini tidak terjadi lag,” pungkasnya.
