Rebranding Masjid Nurul Bilad oleh BSI, Pemkab Lombok Tengah Apresiasi Penguatan Wisata Halal

  • Bagikan
Rebranding Masjid Nurul Bilad oleh BSI, Pemkab Lombok Tengah Apresiasi Penguatan Wisata Halal
Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah, menyampaikan sambutan dalam acara peresmian Rebranding Masjid Nurul Bilad oleh BSI, Sabtu (10/9/2026)

LOMBOK TENGAH, radarntb.com — Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang melakukan rebranding terhadap Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika, Sabtu (10/9/2026).

Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pariwisata halal.

Menurut Nursiah, kerja sama antara ITDC dan BSI tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan semata, tetapi juga mencakup pengelolaan manajemen dan nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.

“Tentu penamaan langsung dengan brand BSI (Bank Syariah Indonesia) memberikan arti penting. ITDC bersama BSI tentu tidak hanya melihat dari segi fisik, tetapi juga manfaat dalam arti ruhnya, serta bagaimana mengelola usaha tersebut secara profesional,” ujar Nursiah usai menghadiri acara peluncuran.

Ia menambahkan, kehadiran BSI di KEK Mandalika melalui pengelolaan fasilitas keagamaan di Masjid Nurul Bilad akan memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan investor di Lombok Tengah.

“Manfaatnya pasti dirasakan oleh manajemen ITDC, BSI, dan terutama masyarakat kita, termasuk para nasabah serta mitra investasi. Dengan adanya rebranding ini, brand ITDC dan BSI semakin kuat dan selaras dengan identitas Lombok yang dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid,” jelasnya.

Wabup juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan kawasan pariwisata internasional seperti Mandalika. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, kata dia, terus mendorong agar pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan ini berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi keagamaan masyarakat setempat.

Menatap masa depan pariwisata Mandalika, Pemkab Lombok Tengah berharap kolaborasi antara ITDC dan perbankan syariah terus diperluas ke berbagai sektor pendukung lainnya, mulai dari pemberdayaan UMKM lokal hingga pengembangan fasilitas penunjang wisata yang inklusif dan ramah jemaah.

“Harapan ke depan, manajemen BSI dan ITDC dapat terus mengembangkan jaringan kerja sama yang profesional. Sehingga kehadiran kawasan ini tidak hanya mendatangkan kunjungan wisata modern, tetapi juga membawa berkah dan kesejahteraan bagi masyarakat Lombok secara keseluruhan,” pungkasnya.

  • Bagikan
Exit mobile version