MANDALIKA, radarntb.com – Jelang Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 yang dijadwalkan pada 18–20 Juli, Pertamina Mandalika International Circuit mulai dipadati oleh hiruk pikuk persiapan tim balap.
Berbagai kategori balapan seperti Kejurnas ITCR, BRZ Super Series, Time Attack, Mandalika Drift Cam, hingga Krida Agya One Make Race akan memeriahkan ajang ini, menjanjikan salah satu festival balap nasional paling bergengsi tahun ini.
Demi performa puncak, banyak tim memanfaatkan sesi latihan berbayar yang difasilitasi oleh penyelenggara. Salah satu yang paling menonjol adalah Delima Motorsport x Hamosena Sejati Racing Team dari Bandung, Jawa Barat, yang menunjukkan keseriusan luar biasa dalam menghadapi kompetisi ini.
Irvan Fauzi, Direktur Tim Delima Motorsport x Hamosena Sejati Racing Team, menjelaskan fokus utama mereka di Mandalika.
“Pengenalan sirkuit adalah prioritas utama kami. Kami benar-benar belum pernah balapan di sini, jadi setelan mobil masih mengikuti setelan Sentul. Perbedaannya sangat mencolok, sungguh jauh sekali,” ungkap Irvan, Kamis (17/7/2025).
Ia juga menyoroti tantangan adaptasi yang dihadapi timnya. “Ini menuntut kerja ekstra. Suspensi, daya cengkeram ban, dan kondisi lintasan Mandalika sangat berbeda. Ini PR besar bagi kami, dan kami akan memaksimalkan setiap sesi latihan untuk menemukan setelan terbaik,” tambahnya.
Meski telah tiga kali berkunjung ke sirkuit ini, Irvan menegaskan bahwa ini adalah kali pertama timnya benar-benar menguji lintasan.
“Sirkuitnya terasa luar biasa. Berbeda dari sirkuit lain yang pernah kami jajal. Kualitas aspal, pelayanan, dan semua fasilitasnya memang kelas atas,” pujinya.
Ferrari Nemanza Arrahman, pembalap muda berusia 16 tahun dari Delima Motorsport, turut berbagi kesan pertamanya tentang Sirkuit Mandalika.
“Sangat menyenangkan! Rasanya seperti latihan sambil berlibur. Hari ini kami fokus latihan dan menghafal tata letak sirkuit,” ujar Ferrari, yang menargetkan kemenangan di kelasnya.
Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA selaku pengelola Sirkuit Mandalika, menyambut baik antusiasme tinggi dari para peserta sesi latihan ini. Menurutnya, sesi tersebut krusial untuk adaptasi pembalap, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali berkompetisi di Mandalika.
“Sesi latihan berbayar adalah kesempatan emas bagi tim dan pembalap untuk memahami karakteristik unik Sirkuit Mandalika, yang memang memiliki tantangan berbeda dari sirkuit lain di Indonesia. Kami senang melihat dedikasi mereka dalam berlatih, beradaptasi, dan menikmati suasana di sini,” kata Priandhi.
Ia menambahkan bahwa MGPA selalu terbuka terhadap masukan dari semua pihak demi perbaikan berkelanjutan.
“Kami bercita-cita menjadikan Mandalika sebagai rumah kedua bagi dunia motorsport Indonesia, dan sesi latihan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menyediakan fasilitas terbaik.”
Dengan persiapan yang semakin matang dan semangat yang membara, Mandalika Festival of Speed 2025 dipastikan akan menghadirkan persaingan sengit dan pengalaman balap yang tak terlupakan bagi seluruh peserta maupun penonton.
