MANDALIKA, radarntb.com – Kawasan The Mandalika kini semakin mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata yang serba bisa. Tak hanya dikenal sebagai kiblat balap motor internasional, kawasan ini baru saja sukses menyedot perhatian 563 peserta melalui gelaran Mandalika Wellness & Cultural Festival 2026.
Acara Wellness & Cultural Festival yang dipusatkan di Bazaar Mandalika, Lombok Tengah, pada Minggu (3/5/2026) ini menghadirkan perpaduan unik antara gaya hidup sehat dan kekayaan budaya lokal.
Langkah strategis yang diambil InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) ini bertujuan untuk memperkuat aktivasi kawasan sekaligus memperkenalkan diversifikasi atraksi wisata yang lebih menyentuh aspek kesehatan jiwa dan raga.
Sejak fajar menyingsing, para wisatawan, komunitas kebugaran, hingga masyarakat lokal sudah berkumpul untuk mengikuti serangkaian aktivitas yang menenangkan sekaligus mengedukasi.
Mulai dari yoga saat matahari terbit, seminar kesehatan, hingga layanan cek kesehatan gratis dan pranic healing menjadi menu utama bagi para pengunjung.
Selain itu, panggung Bazaar Mandalika juga disulap menjadi ruang ekspresi seni dan budaya melalui pertunjukan musik interaktif yang dirancang untuk memperkaya pengalaman setiap tamu yang datang.
Transformasi ini menjadikan The Mandalika memiliki daya tarik yang lebih inklusif bagi berbagai segmen pengunjung dari segala usia.
General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan bagian dari visi besar ITDC untuk mengoptimalkan potensi kawasan di luar kalender balap dunia.
Dengan menyasar sektor wellness tourism, ITDC ingin menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih beragam dan berkelanjutan.
“Melalui program seperti ini, kami ingin memperkenalkan ekosistem pariwisata yang lebih beragam, termasuk wellness tourism. Aktivasi kawasan berbasis komunitas menjadi salah satu kunci meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan secara berkelanjutan,” jelas Pari.
Dampak positif festival ini dirasakan langsung oleh masyarakat, di mana lebih dari 300 orang mendapatkan layanan kesehatan serta edukasi gizi melalui pembagian makanan sehat.
Program ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah gerakan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pola hidup sehat.
Keberhasilan acara yang berlangsung tertib dan kondusif ini menunjukkan bahwa potensi wellness and culture sangat besar untuk menjadi motor pertumbuhan baru atau new growth driver bagi masa depan pariwisata di NTB.
Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus menghidupkan kawasan melalui berbagai kegiatan tematik secara konsisten.
Fokus utama tetap pada penguatan posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism dan wellness yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
Upaya jangka panjang ini diharapkan dapat memastikan The Mandalika tidak hanya tumbuh sebagai destinasi kelas dunia yang megah secara infrastruktur, tetapi juga berkelanjutan dan bermanfaat bagi kesejahteraan serta kebudayaan di Bumi Gora.
