Banner Iklan Aruna

Keren! Hasil Lelang Barang Pembalap MotoGP 2025 Disulap ITDC Jadi Amunisi Cegah Stunting di Desa Rembitan

  • Bagikan
Keren! Hasil Lelang Barang Pembalap MotoGP 2025 Disulap ITDC Jadi Amunisi Cegah Stunting di Desa Rembitan
Keren! Hasil Lelang Barang Pembalap MotoGP 2025 Disulap ITDC Jadi Amunisi Cegah Stunting di Desa Rembitan

THE MANDALIKA, RadarNTB.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di lingkar sirkuit terus mengalir. Kali ini, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menunjukkan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan pencegahan stunting bagi warga Desa Rembitan, Lombok Tengah. Hasil lelang barang pembalap MotoGP 2025.

Menariknya, sumber dana bantuan ini berasal dari hasil lelang amal barang-barang bertanda tangan pembalap dunia pada gelaran MotoGP 2025 lalu. Dari total hasil lelang sebesar Rp72.523.800, dana tersebut dibagi dua antara ITDC dan MGPA untuk disalurkan dalam bentuk program kesehatan yang berkelanjutan.

Bantuan yang mulai disalurkan sejak awal April ini difokuskan pada Pemberian Makanan Tambahan (PMT) padat gizi. Sasarannya adalah 10 balita dengan kondisi underweight (berat badan kurang) dan 5 ibu hamil dengan status Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Desa Rembitan.

Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sekali putus.

“Kami melibatkan kader kesehatan desa dan tenaga gizi dari Puskesmas Kuta untuk melakukan pemantauan ketat setiap minggu. Tujuannya agar intervensi ini benar-benar efektif meningkatkan status gizi penerima manfaat,” ujar Nurhadi.

Hanya dalam waktu dua minggu sejak dimulai, program ini sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data monitoring per April 2026:

  • Ibu Hamil: Rata-rata berat badan meningkat dari 44,24 kg menjadi 45,26 kg.

  • Balita Underweight: Rata-rata berat badan naik dari 7,72 kg menjadi 8,1 kg.

Program ini dirancang berjalan selama 56 hari untuk balita dan 120 hari untuk ibu hamil guna memastikan perbaikan gizi yang optimal dan permanen.

Penyaluran dana hasil lelang barang pembalap MotoGP 2025 melalui ITDC ini difokuskan di Desa Rembitan, sementara dana melalui MGPA akan menyasar masyarakat yang membutuhkan di sekitar area sirkuit.

Nurhadi menegaskan bahwa kehadiran KEK Mandalika harus memberikan dampak positif yang nyata bagi kualitas hidup masyarakat sekitar.

“ITDC berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya mendukung pariwisata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan,” tutupnya.

Aksi ini membuktikan bahwa gegap gempita balapan kelas dunia di Mandalika tidak hanya menyisakan deru mesin, tetapi juga jejak kebaikan bagi kesehatan generasi masa depan Lombok Tengah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *