Banner Iklan Aruna

“Terimakasih Kemenhaj NTB” Kisah Jandi, Jemaah Haji Usia 22 Tahun yang Gantikan Almarhumah Ibu

  • Bagikan
"Terimakasih Kemenhaj NTB" Kisah Jandi, Jemaah Haji Usia 22 Tahun yang Gantikan Almarhumah Ibu
"Terimakasih Kemenhaj NTB" Kisah Jandi, Jemaah Haji Usia 22 Tahun yang Gantikan Almarhumah Ibu

ASRAMA HAJI LOMBOK, radarntb.com – Di antara ratusan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 15 yang tiba di Asrama Haji Lombok, terdapat sebuah kisah menyentuh dari seorang pemuda asal Sukamulia bernama Haji Muhammad Zainuddin. Pemuda yang akrab disapa Jandi ini menjadi salah satu jemaah haji termuda dengan usia 22 tahun.

Keberangkatan Jandi ke tanah suci bukanlah rencana awal, melainkan bentuk pelimpahan porsi dari almarhumah ibundanya.

“Pelimpahan dari Ibu karena kan Ibu meninggal, jadi dileimpahkan ke anaknya,” cerita Jandi saat ditemui di lokasi, Minggu (21/6/2026).

Meski sempat merasa tegang selama perjalanan udara karena mengaku takut ketinggian, Jandi mengaku sangat bersyukur seluruh proses kepulangan dari Makkah hingga tiba di Lombok berjalan dengan sangat lancar.

Saat ditanya mengenai pengalamannya selama menunaikan ibadah di tanah suci, Jandi memberikan apresiasi yang luar biasa bagi para petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) NTB. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sangat ramah, nyaman, dan membuat para jemaah merasa dimuliakan.

“Alhamdulillah semuanya baik, terus semuanya ramah. Dari fasilitas, makanan, semuanya kita alhamdulillah enak, kita rasakan nyaman. Kita dilayani selayaknya tamu yang mulia,” ungkapnya dengan senyuman.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan kesehatan bagi jemaah sangat sigap. Ketika ada jemaah yang mengalami sakit ringan, petugas langsung mengarahkan dan mendampingi untuk berobat ke klinik.

Di akhir wawancara, pemuda asal Sukamulia ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh petugas haji yang telah tulus membantu seluruh jemaah, baik jemaah muda maupun lansia.

“Terima kasih atas pelayanannya yang sangat-sangat mulia, yang sangat membantu kami yang muda, sampai membantu yang tua ketika sakit menggunakan kursi roda. Ada juga yang lupa arah balik ke hotel sangat dibantu. Semoga petugas haji sehat selalu,” tutup Jandi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *