MATARAM, radarntb.com — Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2026, di Ex Bandara Selaparang, Senin (5/9/2026), hal ini untuk mengamankan jalannya gelaran internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.
Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, mengonfirmasi bahwa sebanyak 2.678 personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait siap dikerahkan untuk menjaga kondusivitas selama ajang balap berlangsung.
“Kekuatan pengamanan terdiri dari 2.450 personel Polda NTB dan jajaran, 21 personel TNI AD, 10 personel TNI AU, 15 personel TNI AL, 10 personel POM TNI, serta dukungan BKO Mabes Polri sebanyak 172 personel,” papar Kapolda usai memimpin apel pasukan.
Untuk menjamin keamanan penonton dan kelancaran arus lalu lintas, skema pengamanan dibagi ke dalam 205 titik strategis, yang mencakup 42 Pos Pengamanan (Pospam) dan 114 titik operasional shuttle bus.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan rencana kontinjensi untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa, ancaman teror, hingga bencana alam sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tingkat eskalasi.
Terkait akses masuk penonton, Kapolda menegaskan akan menerapkan verifikasi ketat pada tiket, kode QR, barcode, hingga gelang identitas (wristband) dan stiker kendaraan guna mencegah peredaran tiket palsu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara resmi. Kami akan menindak tegas segala bentuk peredaran tiket palsu yang dapat merugikan penonton dan penyelenggara,” tegas Kapolda.
Dengan target penonton diperkirakan mencapai 145 ribu orang, Kapolda optimistis gelaran MotoGP 2026 ini akan memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang signifikan bagi Nusa Tenggara Barat, yakni diperkirakan mencapai Rp3 triliun hingga Rp5 triliun.
Ia berpesan kepada seluruh personel yang bertugas untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, serta memberikan pelayanan terbaik di setiap pos pengamanan yang disediakan.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Event ini disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia, sehingga keberhasilannya akan memberikan dampak positif bagi iklim investasi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat, khususnya Mandalika,” pungkas Kapolda.













