Bapeleks Mataram Lakukan Penandatanganan PKS Dengan Mitra Bali dan NTT

  • Bagikan
Bapeleks Mataram Lakukan Penandatanganan PKS Dengan Mitra Bali dan NTT
Bapeleks Mataram Lakukan Penandatanganan PKS Dengan Mitra Bali dan NTT

MATARAM radarntb.com – Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) 16 – 18 April 2023, melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan wilayah mitra Bali dan NTT.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk wilayah NTT ditanda tangani oleh Kepala UPTD Latnakes Kupang NTT.

Sementara untuk wilayah Bali ditanda tangani oleh kepala UPTD Bapelkesmas Bali.

Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kemenkes RI Ali Wardana menjelaskan, penandatanganan PKS ini bertujuan untuk mempersiapkan pelatihan yang dapat dikerjasamakan ke wilayah mitra Bapelkes Mataram yaitu Bali Nusra.

Dengan tujuan, agar pemerataan peningkatan Kapasitas SDM sesuai ketentuan kurikulum di suatu wilayah, sehingga wilayah mitra dapat saling bahu membahu dalam memperluas manfaat di wilayah Bali Nusra

Selain itu, kata Ali Wardana, hal itu dapat membantu menyelenggarakan kegiatan pelatihan sesuai kebutuhan SDM, berdasarkan kurikulum pelatihan terstandar.

“karenanya diperlukan penyamaan persepsi terkait pelatihan terakreditasi yang akan diselenggarakan di wilayah Mitra,” jelas Ali Wardana.

Ali Wardana berharap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu dapat memecahkan masalah yang dihadapi.

“Semoga dengan adanya penandatangan PKS ini agar semangkin siap dalam memecahkan masalah atau kendala yang akan dihadapi agar pelatihan dapat diselenggarakan dengan baik dan benar sesuai kurikulum yang berlaku,” pungkasnya.

————————————————————

Tentang Bapelkes Mataram

  • Berawal dari kebutuhan masyarakat khususnya tenaga kesehatan akan pelatihan untuk melahirkan tenaga terlatih dan berkualitas maka pada tahun 1991 pemerintahan membentuk UPT Pusduklat yang dikenal dengan nama KLKM (Kursus Latihan Kesehatan Masyarakat) yang ditetapkan melalui SK Menteri Kesehatan RI No. 240/Menkes/SK/IV/1991 Tanggal 23 April 1991, sehingga dengan adanya KLKM maka kebutuhan masyarakat akan pentingnya pelatihan terealisasi dengan baik. Seiring berjalannya waktu tanggal 20 oktober 1993 ditetapkan organisasi dan tata kelola Balai Pelatihan Kesehatan sekaligus mengganti KLKM menjadi Balai Pelatiahan Kesehatan (Bapelkes) diikuti dengan peningkatan Eselon IV/b menjadi III/b berdasar SK Menteri Kesehatan RI No. 911/Menkes/SK/X/1993. Dengah berlakunya SK tersebut, Bapelkes Mataram secara resmi menjadi nasional hingga 1999.
  • Memasuki Tahun 2000 sejak diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang daerah otonom dan UU No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah maka kembali Bapelkes Mataram dilimpahkan statusnya dari Pusat kembali ke Daerah Pelimpahan ini tentu saja didasarkan pada SK Menteri Kesehatan RI No 1732/Menkes/2000 pada Tanggal 12 Desember 2000. oleh karena itu Bapelkes Mataram secara¬† teknis menjadi salah satu UPT Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dengan ini mengganti nama menjadi BPTKM (Balai Pengembangan Tenaga Kesehatan Mataram) NTB.
  • Melalui semua proses panjang tersebut yang kemudian terverifikasi oleh Tim PPSDMK Kementerian Kesehatan tentang kelayakan BPTKM serta dengan adanya dukungan dari Provinsi NTB baik Gubenur, DPRD maupun Dewan Pemerintahan Otonom dari Kementrian Dalam Negeri yang dipertegas dengan keluarnya Permenkes No. 29 Tahun 2021 yang pada akhirnya Tanggal 21 Oktober 2021 BPTKM resmi menjadi UPT Bidang Kesehatan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI dengan nama Balai Pelatihan Kesehatan Mataram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang kini beralamat di Jalan Gora 2, Selagalas, Kec. Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
  • Dengan kembalinya menjadi UPT Bidang Kesehatan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Bapelkes Mataram senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten serta dapat membangun kualitas SDM terampil yang sesuai standar dan dapat berkontribusi membangun negeri melalui sarana pelatihan kesehatan.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *