LOMBOK UTRA, radarntb.com – Bhayangkari Cabang Lombok Utara menegaskan kesiapan mereka dalam menyukseskan gelaran Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat, yang dijadwalkan berlangsung dari 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.
Ketua Bhayangkari Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai tuan rumah yang ramah dalam menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Ny. Heny dalam acara sosialisasi Fornas VIII yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Lombok Utara, bertepatan dengan momen Car Free Day pada Minggu (20/7/2025).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, serta beragam perwakilan organisasi wanita dan masyarakat.
Ny. Heny menyoroti bahwa Fornas VIII merupakan kesempatan emas bagi NTB untuk memamerkan keramahan penduduknya dan memperkenalkan pesona pariwisata daerah di kancah nasional.
“Dengan estimasi 17.000 hingga 18.000 peserta yang akan meramaikan 20 venue di tujuh kabupaten/kota, termasuk Lombok Utara, dan target kunjungan mencapai 50.000 orang, potensi perputaran ekonomi hingga Rp 100 miliar sangat menjanjikan. Ini adalah momen krusial bagi kita untuk menunjukkan keramahan terbaik sebagai tuan rumah Fornas VIII NTB 2025. Yang terpenting, kalah atau menang, semua tetap bergembira,” papar Ny. Heny.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi Fornas VIII sebagai refleksi bagi Lombok Utara yang berulang tahun ke-17, untuk terus memperkuat fondasi olahraga masyarakat. Saat ini, Lombok Utara baru berpartisipasi dengan 14 induk olahraga rekreasi (inorga).
Ny. Heny berharap seluruh komunitas olahraga di daerah ini dapat lebih aktif berpartisipasi di masa mendatang.
“Kita patut berbangga, dua inorga baru, yaitu memancing dan padel, akan turut dipertandingkan di Fornas VIII. Lombok Utara, khususnya Gili Trawangan, akan menjadi lokasi penyelenggara untuk kedua inorga ini. Ini membuka peluang besar bagi masyarakat yang memiliki minat di bidang memancing dan padel untuk turut memeriahkan ajang nasional ini,” jelasnya.
Sebagai organisasi pendukung Polri, Bhayangkari Lombok Utara mengambil peran vital dalam menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar siap menyambut tamu Fornas.
“Kami mengapresiasi Ketua KORMI Kabupaten Lombok Utara yang melibatkan Bhayangkari sebagai motor penggerak sosialisasi. Ini menunjukkan Bhayangkari aktif berkontribusi dalam kesiapan masyarakat Lombok Utara, terutama di area venue seperti Gili Trawangan, untuk mempromosikan keindahan daerah kita kepada para peserta dari 38 provinsi,” kata Ny. Heny.
Ny. Heny menegaskan komitmen Bhayangkari Cabang Lombok Utara untuk memberikan kontribusi maksimal demi kesuksesan Fornas VIII di NTB.
“Pada intinya, Bhayangkari berkomitmen penuh mendukung Fornas VIII NTB 2025. Kami bertekad menjadikan Lombok Utara sebagai tuan rumah yang ramah, destinasi yang menyenangkan, dan bagian integral dari pendorong ekonomi masyarakat,” tutupnya.
Fornas VIII akan diselenggarakan di tujuh kabupaten/kota di NTB: Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima.
Ribuan peserta dan pendukung dari berbagai penjuru Indonesia diharapkan hadir untuk berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga rekreasi masyarakat.













