Banner Iklan Aruna

BNN Kota Mataram Gelar Razia Gabungan di Ampenan: 8 Orang Positif Narkoba Diamankan

  • Bagikan
BNN Kota Mataram Gelar Razia Gabungan di Ampenan: 8 Orang Positif Narkoba Diamankan
BNN Kota Mataram Gelar Razia Gabungan di Ampenan: 8 Orang Positif Narkoba Diamankan

MATARAM, radarntb.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayahnya. Pada Minggu (21/12/2025) pagi, BNN Kota Mataram memimpin operasi razia gabungan terpadu yang menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Ampenan.

Operasi yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, dengan melibatkan seluruh staf BNN Kota Mataram serta kekuatan lintas sektor yang masif.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis deteksi dini yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya: Camat Ampenan dan 10 Lurah se-Kecamatan Ampenan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Personel Polsek Ampenan dan Koramil Ampenan dan Kepala Lingkungan setempat.

Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk memetakan sekaligus menindak awal potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat, khususnya di area hunian padat.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menyisir sedikitnya 15 lokasi rumah kos dan hunian yang terindikasi rawan.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan barang bukti berupa alat hisap (bong) serta sisa plastik klip yang diduga kuat merupakan bekas pembungkus narkotika jenis sabu.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan tes urine secara mendadak terhadap 119 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang dengan rincian: 7 orang positif Methamphetamine (Sabu), terdiri dari 1 perempuan dan 6 laki-laki dan 1 orang positif Tetrahydrocannabinol (THC/Ganja).

Kedelapan orang yang terindikasi positif tersebut langsung diamankan ke Kantor BNN Kota Mataram untuk menjalani asesmen lebih lanjut.

“Mengingat keterbatasan fasilitas sel tahanan di kantor kami, kami telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Pemberantasan untuk melakukan penitipan sementara di Rumah Tahanan BNNP NTB. Proses pendalaman dan pengembangan kasus akan kami lanjutkan segera pada hari berikutnya,” ujar Kombes Pol. Yuanita.

Operasi ini mendapat respon positif dan dukungan aktif dari warga sekitar. Masyarakat tidak ragu memberikan informasi tambahan mengenai dugaan titik-titik penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

Informasi ini diakui BNN Kota Mataram sebagai bahan berharga untuk pengembangan penyelidikan ke depan demi menciptakan wilayah Ampenan yang bersih dari narkoba (Bersinar).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *