Dugaan Pemanipulasian Struk, Pihak Alfamart Meminta Maaf Kepada Pelanggan

  • Bagikan
Dugaan Pemanipulasian Struk, Pihak Alfamart Meminta Maaf Kepada Pelanggan
Pihak Alfamart mendatangi Rumah Sauni untuk menyelesaikan masalah dugaan pemanipulasian struk oleh seorang kasir. foto: Krokom Alfamart Sofii for radarntb.com

MATARAM radarntb.com – Terkait dugaan Pemanipulasian Struk belanjaan konsumen oleh oknum kasir, pihak Alfamart sudah meminta maaf kepada pelanggan.

Korkom Alfamart NTB Sofii yang dihubungi radarntb.com, Selasa (23/8/2022) via Whatsapp menjelaskan, terkait dugaan Pemanipulasian Struk oleh seorang kasir  Alfamart di Lombok Tengah, pihaknya sudah menyelesaikan permasalahan itu dengan mendatangai pelanggan dan meminta maaf.

“temen-temen di lapangan sudah bergerak cepat, mereka sudah mendatangi Bu Sauni, kemudian menyampaikan permintaan maaf dan Alhamdulillah yang bersangkutan bisa menerima,” jelas Sofii.

Sofii menjelaskan, karyawan yang melakukan kecurangan akan ditindak sesuai SOP.

“SOP ditempat kita sudah sedemikian ketat, termasuk tidak mentolerir terhadap segala pelanggaran yang merugikan konsumen,” katanya.

“kalau ditemukan oknum terhadap kru kita yang melakukan pelanggaran SOP, akan kita tindak dan kita berikan sanksi,” tegasnya.

Selebihnya Sofii menjelaskan, jika ada permaslahan serupa terjadi, atau hal-hal lain terjadi, pihak Alfamart menyediakan link pengaduan konsumen yakni Sahabat Alfamart – Alfa Care Tel: 1500959, SMS/WA: 081110640888, Jam kerja : 07.00-22.00. (mn*)

Sebagai informasi, Kasir Alfamart tersebut diduga melakukan kecurangan dengan melebihkan barang belanjaan seorang konsumen.

Aksinya diketahui oleh korban atas nama Sauni yang saat itu berbelanja, Jumat, (19/8/2022) sekitar pukul 11.00 WITA.

Inisial Kasir Alfamart yang diduga melakukan kecurangan itu adalah DP, perempuan warga Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB.

Usai mengambil sejumlah barang, Sauni langsung menuju ke Meja Kasir untuk membayar belanjaannya.

Ketika transaksi, Sauni mengaku dirinya dilayani dengan nada marah dan wajah cemberut.

Hingga selesai dilaksanakan transaksi, kasir Alfamart tersebut tidak langsung memberikan struk pembelian barang yang ia beli.

“Saat saya bertanya mana struk saya ia bilang, mesin kasir sulit mengeluarkan struk,” jelas Sauni.

Sampai ia berdiri lama didepan kasir, baru kemudian, kasir memberikan struk belanjanya.

Setelah mengecek struk pembelian, Sauni kaget, isi struk tersebut tidak sesuai dengan barang yang ia beli.

Ada beberapa barang yang ia tidak beli tercantum dalam struk belanjaannya.

“Saat itu si kasir menambahkan barang berupa mie instan dan teh pucuk secara diam-diam dalam struk belanja saya. Namun saat saya cek barang tersebut tidak ada didalam plastik belanjaan saya,” terang Sauni.

Saat ditegur mengenai hal tersebut, Sauni mengaku justru si kasir marah-marah kepadanya.

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang rias ini mengaku sebelumnya sudah bicara baik-baik dengan Kasir Alfamart itu.

Namun kata Sauni, ia justru menunjukkan wajah cemberut, nada suaranya juga ditinggikan.

Peristiwa itu sempat di fosting pada akun Facebook miliknya yang bernama Unix Bale Rias II namun kini sudah di Hapus oleh Sauni.

Postingan Facebook Unix Bale Rias II ini sempat dibagikan sebanyak 701 kali dan 400 lebih komentar.

Viralnya postingan tersebut, mengakibatkan pihak Alfamart mendatangi rumah Sauni.

Ia mengaku jika pihak Alfamart telah meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Mereka telah beriktikad baik, jadi kita maafkan saja,” jelas Sauni.(to*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.