Banner Iklan Aruna

Gubernur NTB Dukung Penuh Konservasi Hutan Adat dan Pelestarian Hutan Rinjani

  • Bagikan
Gubernur NTB Dukung Penuh Konservasi Hutan Adat dan Pelestarian Hutan Rinjani
Gubernur NTB Dukung Penuh Konservasi Hutan Adat dan Pelestarian Hutan Rinjani

MATARAM, radarntb.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuhnya untuk pengembangan kawasan konservasi yang dikelola oleh masyarakat, seperti Hutan Adat dan pelestarian Hutan Rinjani.

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Santri Foundation di Kantor Gubernur NTB.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya menjaga hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, yang salah satunya berada di kawasan Gunung Rinjani.

Ia berharap Rinjani tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat pengetahuan dan sumber rekaman hayati.

“Kita harus mengembangkan kawasan ini agar tidak hanya dilihat sebagai tempat wisata, tapi juga sebagai sumber pengetahuan dan rekaman hayati,” ujar Gubernur Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal ini.

Direktur Santri Foundation, Tjatur Kukuh Surjanto, menjelaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk menjadi mitra pemerintah dalam memajukan pembangunan di NTB.

Dalam waktu dekat, Santri Foundation berencana mengadakan acara bernama “Wise Smart Agriculture” di wilayah Adat Bayan.

Acara ini akan berfokus pada pelestarian mata air dengan menggabungkan kearifan budaya lokal dan teknologi modern.

Tjatur menyebutkan bahwa ide-ide Gubernur Iqbal sangat brilian dan perlu didukung oleh pihak-pihak yang memiliki kapabilitas.

“Kami ingin menjadi pelengkap bagi pemerintah daerah. Ide-ide Pak Gubernur sangat cerdas, tapi akan sia-sia jika tidak didukung oleh orang-orang yang mumpuni,” pungkasnya.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dan Santri Foundation untuk melestarikan lingkungan dan hutan sambil memberdayakan masyarakat adat dan menerapkan teknologi inovatif.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *