Banner Iklan Aruna

Kelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal Warnai Aksi Melukis Helm Pembalap MotoGP di Mandalika

  • Bagikan
Kelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal Warnai Aksi Melukis Helm Pembalap MotoGP di Mandalika
Kelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal Warnai Aksi Melukis Helm Pembalap MotoGP di Mandalika

MANDALIKA, radarntb.com — Integrasi antara kreativitas, kepedulian lingkungan, dan kearifan budaya lokal menjadi sorotan utama dalam agenda Riders Go to School di SD Negeri 2 Kuta Mandalika. Salah satu aktivitas yang paling menarik perhatian adalah aksi melukis helm (helmet painting) yang melibatkan delapan siswa terpilih dari kelas 3 hingga kelas 6 bersama para pembalap Moto2™ dan Moto3™.

Aksi melukis helm ini, para siswa diajak mengekspresikan imajinasi sekaligus menyampaikan pesan kelestarian lingkungan. Langkah ini sejalan dengan kampanye Greener Future Together yang diusung dalam pilar SOLAH Mandalika.

Hasil karya lukisan helm yang sarat akan makna tersebut kemudian diserahkan secara langsung oleh para siswa kepada pembalap dan tamu VIP yang hadir sebagai kenang-kenangan khusus.

Tidak hanya fokus pada pesan lingkungan, nilai keberagaman dan kebudayaan (cultural significance) juga ditunjukkan lewat atraksi seni tradisional yang dibawakan secara anggun oleh para murid.

Kehadiran pentas seni ini membuktikan bahwa tradisi lokal Mandalika sanggup berjalan selaras dan memperkaya panggung olahraga berskala internasional.

Semangat inklusivitas tampak jelas dari ruang interaksi yang terbuka tanpa sekat antara pembalap internasional, guru, murid, dan jajaran manajemen ITDC.

Rangkaian kegiatan kreatif ini menjadi bukti konkret bahwa ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan, menyenangkan, serta berdampak luas bagi tumbuh kembang anak-anak di sekitar kawasan The Mandalika.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan bahwa pertemuan antara rider dan siswa menjadi salah satu cara untuk memastikan kehadiran MotoGP™️ di Mandalika dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami ingin anak-anak di Mandalika tidak hanya melihat para rider ketika mereka berada di lintasan. Hari ini mereka bisa bertemu, berbicara, tertawa, dan belajar langsung dari para pembalap yang mereka lihat berlaga. Kami ingin pengalaman ini menyalakan keberanian mereka untuk bermimpi dan percaya bahwa mereka juga bisa mencapai panggung dunia,” ujar Troy.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *