Banner Iklan Aruna

Menjaga Aspal Mandalika: Protokol Presisi Penanganan Tumpahan Oli di Lintasan

  • Bagikan
Menjaga Aspal Mandalika: Protokol Presisi Penanganan Tumpahan Oli di Lintasan
Menjaga Aspal Mandalika: Protokol Presisi Penanganan Tumpahan Oli di Lintasan

MANDALIKA, radarntb.com – Di dunia balap motor internasional, kecepatan adalah segalanya. Namun, di balik raungan mesin dan persaingan di lintasan, ada satu faktor yang tidak boleh dikompromi, yaitu menjaga aspal demi Keselamatan.

Pertamina Mandalika International Circuit bukan sekadar aspal mulus dengan pemandangan pesisir yang memukau. Ia adalah sebuah ekosistem yang menuntut presisi tinggi, terutama saat menghadapi tantangan tak terduga seperti tumpahan oli atau cairan mesin di atas lintasan.

Muhammad Awallutfi Andhika Putra, Track, Race Electronic, and Motorsport Manager MGPA, menegaskan bahwa penanganan tumpahan oli adalah “perang” melawan waktu.

“Sekecil apa pun tumpahan yang terjadi, dampaknya bisa fatal. Aspal sirkuit harus kembali ke kondisi cengkeraman (grip) maksimal dalam waktu singkat,” ujarnya.

Berikut adalah tujuh langkah krusial yang dilakukan tim Marshal Mandalika dalam menangani tumpahan oli untuk menjaga standar keamanan internasional:

1. Respons Cepat dan Sterilisasi Area

Begitu tumpahan terdeteksi, area langsung dinyatakan tertutup. Dalam operasional harian, petugas akan memasang safety cone atau barrier sekitar 100 meter dari titik kejadian.

Namun, dalam skenario balapan, prosedur beralih ke mode High-Intensity. Marshall akan segera melapor ke Race Control agar bendera peringatan segera dikibarkan, memberikan sinyal bagi pembalap untuk waspada atau menghentikan balapan jika diperlukan demi keselamatan.

2. Penghentian Sumber Kebocoran

Sebelum membersihkan permukaan, tim harus memastikan “keran” masalah sudah ditutup. Kendaraan yang mengalami kebocoran segera dievakuasi ke zona aman (cek poin teknis) agar tidak memperluas area kontaminasi.

3. Netralisasi dengan Material Penyerap Khusus

Tim tidak menggunakan pasir sembarangan. Mandalika menggunakan serbuk penyerap khusus oli yang bekerja secara kapiler. Serbuk ini ditaburkan di atas tumpahan, terkadang disikat perlahan untuk memastikan oli terangkat dari pori-pori aspal, lalu dibersihkan menggunakan high-power blower hingga bersih.

4. Manajemen Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Mandalika menerapkan standar ramah lingkungan yang ketat. Material penyerap yang telah bercampur oli dikategorikan sebagai limbah B3. Limbah ini tidak dibuang begitu saja, melainkan dikumpulkan dalam wadah khusus berlabel untuk diproses lebih lanjut sesuai regulasi lingkungan.

5. Pencucian dengan Cairan “Low Foam”

Setelah serbuk diangkat, lintasan dicuci menggunakan cairan pembersih khusus bersifat low foam (busa rendah). Cairan ini dirancang efektif melarutkan residu minyak tanpa merusak struktur kimia aspal sirkuit. Setelah digosok, area dibilas menggunakan air bertekanan tinggi hingga benar-benar bersih.

6. Inspeksi Akhir: Uji Cengkeraman

Sebelum lintasan dibuka kembali, tim ahli akan melakukan pemeriksaan fisik. Mereka memastikan permukaan tidak hanya terlihat bersih, tetapi juga sudah kering dan tidak licin. Tanda peringatan hanya akan dilepas jika lintasan sudah dinyatakan “Track Clear” oleh otoritas sirkuit.

7. Digital Log dan Evaluasi

Setiap kejadian, sekecil apa pun, dicatat secara mendalam. Lokasi koordinat, volume tumpahan, hingga durasi penanganan didokumentasikan. Laporan ini menjadi bahan evaluasi berkala untuk memastikan tim semakin sigap di masa depan.

Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menekankan bahwa prosedur ini adalah bagian dari komitmen MGPA dalam menjaga reputasi Indonesia di mata dunia.

“Sirkuit Mandalika harus selalu siap dalam berbagai kondisi. Standar keselamatan kami tidak hanya berlaku saat MotoGP atau WSBK, tetapi juga pada setiap track day harian. Kami memastikan setiap individu yang masuk ke lintasan merasa aman karena mereka berada di tangan tim yang terlatih dengan prosedur kelas dunia,” tegas Priandhi.

Dengan dedikasi para marshal dan prosedur yang disiplin, Pertamina Mandalika International Circuit terus membuktikan diri bukan hanya sebagai sirkuit yang indah secara visual, tetapi juga sebagai salah satu yang teraman untuk memacu adrenalin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *