LOMBOK BARAT, radarntb.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi meluncurkan program Desa Berdaya di Kebon Ayu, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa (16/12/2025). Peluncuran ini menandai babak baru pembangunan NTB yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pengentasan kemiskinan.
Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menekankan bahwa Desa Berdaya bukan sekadar program kerja biasa, melainkan sebuah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Inti dari gerakan ini adalah penggunaan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pintu masuk, yang kemudian divalidasi secara faktual oleh pendamping di lapangan. Strategi ini bertujuan agar intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran.
“Ini adalah milik kita bersama: pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga NGO. Target kita jelas, kemiskinan ekstrem di NTB harus dihapuskan paling lambat pada tahun 2029,” tegas Gubernur Iqbal.
Gubernur memaparkan data yang menunjukkan tren positif di wilayah pedesaan:
-
Penurunan Kemiskinan: Angka kemiskinan NTB turun dari 11,91% menjadi 11,78% pada kuartal II 2025.
-
Sektor Pertanian Menguat: Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) dari 126,23 ke 128 menjadi bukti kesejahteraan masyarakat desa meningkat berkat optimalisasi lahan dan perbaikan distribusi pupuk.
-
Ketimpangan Desa-Kota: Penurunan kemiskinan justru terjadi lebih signifikan di desa dibandingkan perkotaan, membuktikan program berbasis desa mulai berdampak nyata.
Sementara Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menyatakan kebanggaannya atas dipilihnya Lombok Barat sebagai lokasi peluncuran.
Ia menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung penuh gerakan ini melalui sinkronisasi anggaran.
“Kami telah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk penguatan pembangunan. Desa Berdaya akan kami sinergikan dengan seluruh program kabupaten guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ungkap Zaini.
Langkah Strategis Menuju NTB Makmur Mendunia Peluncuran ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi visi NTB Makmur Mendunia.
Dengan memperkuat ekonomi dari level bawah, NTB optimis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata sebelum melangkah ke panggung persaingan global.
