MATARAM, radarntb.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ke-67, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kesehatan akan meluncurkan program “NTB SEHAT” dan meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan baru pada tanggal 17 Desember 2025.
Acara puncak peluncuran dipusatkan di Kampus IPDN Praya, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri.
Program ini menandai komitmen serius Pemprov NTB dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui serangkaian kegiatan masif dan peresmian fasilitas kesehatan strategis.
Salah satu agenda utama adalah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara serentak di 10 Kabupaten/Kota se-NTB. Target Sasaran: Sekitar 5.000 orang se-NTB, dengan rata-rata 500 orang per Kabupaten/Kota, serentak dilaksanakan pada 17 Desember 2025.
“Pada momen ini Gubernur NTB dijadwalkan akan Menyapa Kabupaten/Kota yang melaksanakan CKG via konferensi video, menunjukkan perhatian langsung pimpinan daerah,” kata Kadis Dinkes NTB, Senin (15/12/2025)
Pada tanggal 17 Desember 2025, juga akan dilakukan peresmian beberapa fasilitas kesehatan penting, antaranya:
-
RSUD Manambai Abdulkadir: Peresmian kenaikan kelas menjadi Tipe B, dilakukan via Conference Call dari Kampus IPDN Praya setelah mengantongi Izin dan OSS dari DPMPTSP.
-
RS Mandalika: Peresmian Gedung KRIS (Kamar Rawat Inap Standar).
-
RS Mutiara Sukma (RSJMS): Peresmian Gedung Rehabilitasi NAPZA sekaligus Prasasti Perubahan Nama dari RSJMS menjadi “Rumah Sakit Mutiara Sukma”.
-
RS Mata: Peluncuran Layanan Glaukoma yang baru.
Dalam upaya mendekatkan layanan kesehatan, juga akan diluncurkan Pelayanan Telemedicine RS, hasil kerja sama antara Pemprov NTB dengan BPJS Kesehatan.
-
Lokus Tahap Awal: Puskesmas Bayan dan RS Tanjung/RSI (Kabupaten Lombok Utara), serta Puskesmas Puyung (Kabupaten Lombok Tengah).
-
Teknis Peluncuran: Akan disajikan simulasi kasus riil via video dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemda Lombok Tengah dengan BPJS. Pihak BPJS Regional Bali, NTB, dan NTT direncanakan hadir dalam momen penting ini.
Sebelum acara puncak, telah diselenggarakan Pameran dan Kampanye Kesehatan di depan Kantor Gubernur, efektif pada tanggal 16–17 Desember 2025.
Fokus Kampanye: TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh TBC) untuk pencegahan dan penanganan kasus TBC se-Provinsi.
Layanan Pameran: Meliputi CKG, pemeriksaan mata, Pojok Healing Jiwa, pemeriksaan laboratorium (Gula Darah, Asam Urat, Kolesterol, Tensi), dan pemeriksaan Visus dengan pembagian 1.000 kacamata.
“Meskipun acara puncak pada 17 Desember, kegiatan kesehatan pendukung telah dimulai. Sebelumnya, Bakti Stunting telah sukses dilaksanakan pada 11 Desember 2025 oleh Ibu Wakil Gubernur, dirangkai dengan penyerahan Antropometri Kit kepada Puskesmas Lokus Desa Berdaya di Puskesmas Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur,” jelas dr Hamzi.
“Peluncuran program “NTB SEHAT” ini diharapkan menjadi momentum besar dalam percepatan pembangunan kesehatan di NTB, menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini dan pemanfaatan fasilitas kesehatan yang semakin memadai,” pungkasnya.
