Sensasi Berlari Ditemani Sunrise Lombok di Pocari Sweat Run 2026

  • Bagikan
Marketing Director Pocari Sweat, Puspita Winawati, mengungkapkan data yang mencengangkan. Sekitar 72 persen peserta tahun ini berasal dari luar Pulau Lombok. "Ini membuktikan besarnya daya tarik Lombok. Kami berharap para peserta tidak hanya mengejar Personal Best di lintasan lari, tapi juga membawa pulang pengalaman tak terlupakan tentang keramahan budaya, kuliner, dan keindahan alam Lombok," kata Puspita. Keberhasilan acara ini juga ditopang oleh kesiapan infrastruktur. ITDC sukses memanfaatkan momentum ini dengan menyelenggarakan Mandalika Street Food Festival sebagai etalase bagi produk UMKM lokal, sekaligus meresmikan fasilitas baru berupa tiga lapangan padel dan satu lapangan basket. Dengan perhelatan yang berkelanjutan, mulai dari Pocari Sweat Run hingga menyambut MotoGP Mandalika pada Oktober mendatang, NTB kian mantap menatap masa depan sebagai destinasi olahraga kelas dunia yang mampu memberikan kemakmuran berkelanjutan bagi masyarakat.

LOMBOK, radarntb.com – Ajang lari tahunan Pocari Sweat Run 2026 resmi dibuka dengan memilih Lombok sebagai kota pembuka rangkaian acaranya tahun ini. Mengusung konsep “Sunrise Run”, para peserta disuguhkan pengalaman berlari yang luar biasa dengan latar belakang pemandangan matahari terbit yang memukau di kawasan Mandalika.

Tahun ini, antusiasme peserta begitu terasa di tiga kategori yang disediakan, yaitu 10K, Half Marathon, dan Full Marathon.

Rute sengaja dirancang agar para pelari tidak hanya fokus di dalam sirkuit, melainkan juga keluar menikmati keindahan pantai, kawasan Mandalika, serta keindahan alam sekitarnya.

Marketing Director Pocari Sweat, Puspita Winawati, mengungkapkan data yang mencengangkan. Sekitar 72 persen peserta tahun ini berasal dari luar Pulau Lombok.

“Ini membuktikan besarnya daya tarik Lombok. Kami berharap para peserta tidak hanya mengejar Personal Best di lintasan lari, tapi juga membawa pulang pengalaman tak terlupakan tentang keramahan budaya, kuliner, dan keindahan alam Lombok,” kata Puspita.

Keberhasilan acara ini juga ditopang oleh kesiapan infrastruktur. ITDC sukses memanfaatkan momentum ini dengan menyelenggarakan Mandalika Street Food Festival sebagai etalase bagi produk UMKM lokal, sekaligus meresmikan fasilitas baru berupa tiga lapangan padel dan satu lapangan basket.

Dengan perhelatan yang berkelanjutan, mulai dari Pocari Sweat Run hingga menyambut MotoGP Mandalika pada Oktober mendatang, NTB kian mantap menatap masa depan sebagai destinasi olahraga kelas dunia yang mampu memberikan kemakmuran berkelanjutan bagi masyarakat.

Salah satu hal yang paling disoroti oleh para peserta adalah kondisi cuaca Lombok yang di luar dugaan. Image Lombok yang terkenal panas dan terik seolah terpatahkan.

Berkat angin yang berembus dari Australia, udara pagi di sepanjang rute terasa sangat sejuk dan adem, menciptakan kondisi yang ideal bagi para pelari untuk mencetak rekor terbaik mereka.

“Awalnya saya mengira Lombok akan sangat panas, tetapi ternyata udaranya adem sekali. Ditambah lagi, aspal di sirkuit Mandalika ini adalah salah satu yang terbaik. Pas keluar sirkuit, jalurnya steril dan pemandangannya luar biasa,” ujar Robby, salah satu peserta pelari nasional.

Kesan serupa juga disampaikan oleh Chef Arnold Poernomo, yang turut menjadi peserta kategori Half Marathon (21K).

“Pemandangannya benar-benar breath-taking. Jalurnya steril sekali, berasa milik sendiri. Di kilometer 13 saat matahari mulai naik, momennya pas banget. Yang menarik, saat mau kembali masuk ke sirkuit setelah melewati tanjakan, ada fasilitas shower yang bikin pelari makin segar. Hydration point-nya juga sangat aman dan melimpah,” cerita Chef Arnold penuh antusias.

Rangkaian Selanjutnya: Bandung dan Kategori Virtual Run

Setelah sukses membuka gelaran di Lombok, Pocari Sweat Run 2026 akan melanjutkan rangkaian acaranya di kota Bandung pada bulan September mendatang.

Bagi masyarakat di luar Lombok dan Bandung yang ingin tetap berpartisipasi, penyelenggara juga menyediakan kategori Virtual Run. Kategori ini memungkinkan seluruh masyarakat dari berbagai kota di Indonesia untuk ikut berlari dari lokasi masing-masing. Peserta Virtual Run tetap akan mendapatkan fasilitas seperti medali dan jersei resmi yang akan dikirimkan langsung ke rumah mereka.

Melalui acara ini, diharapkan kesadaran akan gaya hidup sehat dapat semakin menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas, tidak hanya di kota-kota besar melainkan di seluruh penjuru tanah air. Dengan potensi keindahan alam yang dimiliki, ajang seperti ini juga mempertegas posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan untuk sport tourism di Indonesia.

  • Bagikan
Exit mobile version