Senyum Anak Yatim Piatu Lombok Timur Warnai Sirkuit Mandalika

  • Bagikan
Senyum Anak Yatim Piatu Lombok Timur Warnai Sirkuit Mandalika
Senyum Anak Yatim Piatu Lombok Timur Warnai Sirkuit Mandalika

MANDALIKA, radarntb.com – Aspal panas Pertamina Mandalika International Circuit biasanya menjadi saksi bisu adu kecepatan jet darat. Namun, Sabtu pagi ini, suasana berubah drastis. Bukan deru mesin yang terdengar, melainkan gelak tawa dan decak kagum 71 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Ampera (Yayasan Siti Khadijah), Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.

Bagi anak yatim ini, sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut bukan lagi sekadar bayangan di layar televisi. Hari ini, mereka berdiri tepat di jantung lintasan balap dunia.

Pengalaman luar biasa dimulai saat rombongan anak yatim menaiki kendaraan Riders Parade MotoGP—kendaraan yang biasa digunakan pembalap kelas dunia menyapa penggemar.

Antusiasme meluap saat mereka menyusuri pit lane hingga tiba di Tikungan 10, spot paling ikonik dengan pemandangan perbukitan yang menakjubkan.

Tak sekadar berwisata, kunjungan ini merupakan perjalanan edukasi dan inspirasi.

  • Melihat Langsung: Menyaksikan kemegahan fasilitas standar internasional.

  • Membangun Mimpi: Menanamkan keyakinan bahwa anak-anak dari pelosok Lombok pun bisa meraih mimpi setinggi langit.

  • Momen Refleksi: Mengabadikan foto di atas aspal tempat para legenda balap mencetak sejarah.

Puncak acara berlangsung syahdu di Royal Box 13. Di tempat yang biasanya diisi oleh tamu VIP dan pejabat penting, anak-anak asuh dan 15 pengasuh berkumpul untuk menggelar doa bersama.

Dalam suasana khidmat, mereka mendoakan agar Sirkuit Mandalika terus membawa keberkahan bagi masyarakat luas.

Sebaliknya, manajemen sirkuit juga memanjatkan doa terbaik bagi kesehatan dan masa depan cerah anak-anak panti asuhan tersebut.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Donny Mahardjono, Vice President Motorsport Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Kami sangat senang bisa menerima kunjungan adik-adik dari Pringgasela. Kami ingin mereka mengenal lebih dekat sirkuit tercinta ini, sekaligus mengedukasi tentang dunia motorsport. Semoga keberadaan sirkuit ini benar-benar membawa manfaat bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Donny.

Senada dengan hal tersebut, Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA, menegaskan bahwa Mandalika lebih dari sekadar lintasan aspal.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin membuktikan bahwa Mandalika adalah tempat berbagi harapan. Perjalanan ini bukan hanya mengajak mereka mengelilingi lintasan, tapi mengajak mereka melangkah lebih dekat pada mimpi-mimpi besar mereka di masa depan,” pungkas Priandhi.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Pertamina Mandalika International Circuit bukan hanya milik dunia otomotif, melainkan ruang publik yang inklusif dan peduli pada pemberdayaan sosial masyarakat lokal.

  • Bagikan
Exit mobile version