MATARAM, radarntb.com – Penyelenggara MotoGP Mandalika menyiagakan sekitar 2.300 relawan (volunteer) berstandar internasional untuk mendukung kelancaran ajang balap motor kelas dunia tersebut. Mayoritas relawan yang direkrut merupakan putra-putri daerah asal Nusa Tenggara Barat (NTB).
Chairman MotoGP Mandalika, Troy Reza Waroka, mengungkapkan bahwa seluruh relawan mendapatkan pembekalan dan pelatihan intensif agar mampu memenuhi kualifikasi serta standar tinggi yang ditetapkan oleh pemegang hak siar Dorna Sports.
“Untuk tahun ini kurang lebih ada 2.300 volunteers, dan mayoritas sekitar 99 persen berasal dari NTB. Karena ini event kelas dunia, skala dan skill perorangan juga harus memenuhi standar internasional. Untuk itu, kami memberikan berbagai pelatihan terstruktur,” ujar Troy di Sirkuit Mandalika, (28/9/2026).
Troy menjelaskan, materi pelatihan yang diberikan mencakup hospitality (keramahan pelayan), service excellence, customer experience (CX), edukasi seputar dunia balap, hingga pemahaman komprehensif terkait product knowledge dan tata letak fasilitas di kawasan Sirkuit Mandalika. Penekanan utama diberikan pada kejelasan informasi dan keramahan saat melayani pengunjung lokal maupun asing.
Tak hanya fokus pada aspek keterampilan, pihak ITDC Group juga memberikan perhatian penuh pada kesejahteraan dan perlindungan kerja para relawan. Seluruh volunteer dibekali dengan jaminan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan melalui BPJS.
“Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga mendapatkan perlindungan. Pelatihan dan pengalaman di gelaran internasional ini menjadi portofolio yang sangat berharga untuk karier mereka di masa depan. Kami ingin memastikan mereka siap, ramah, dan bangga bisa berkontribusi untuk Indonesia,” pungkasnya.













