MATARAM, radarntb.com — Sektor transportasi menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika. Panitia penyelenggara bersama dinas terkait dan BUMN berkomitmen menghadirkan layanan angkutan yang lebih terintegrasi dan inklusif dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Chairman MotoGP Mandalika 2026 sekaligus Dirut Operasional ITDC Troy Reza Waroka menegaskan bahwa seluruh isu konektivitas dan penjemputan penonton telah disiapkan dengan matang melalui kerja sama lintas sektoral.
“Ini adalah contoh sinergi yang baik dari kesiapan panitia bersama Dinas Perhubungan Pemprov NTB dan Damri. Faktor kunci suksesnya MotoGP ada di sektor transportasi. Kami memprediksi lonjakan penonton tahun ini akan lebih tinggi dibanding dua tahun lalu, sehingga layanan transportasi harus terus ditingkatkan,” ujarnya, Senin (5/9/2026).
Kabid Angkutan Dishub NTB, Khaerul Sobri, menjelaskan sejumlah evaluasi dan kebaruan pada sistem moda transportasi MotoGP Mandalika 2026. Integrasi antara shuttle luar dan shuttle dalam sirkuit kini makin diperkuat.
“Tahun ini ada penambahan titik penghubung (hub). Selain di Eks Bandara Selaparang dan BIZAM, kini kami buka hub baru di Bangsal untuk melayani penonton dari area Tiga Gili, lengkap dengan penyeberangan malam untuk arus balik. Selain itu, titik layanan juga disiapkan di Senggigi dan Lembar,” papar Khaerul.
Ia menambahkan, sebanyak 42 unit shuttle luar disiapkan menuju Parkir Timur dan Parkir Barat Sirkuit Mandalika, yang kemudian tersambung dengan 118 unit shuttle dalam. Penonton juga akan dibekali gelang penanda khusus yang memuat informasi jadwal keberangkatan dan kepulangan agar tidak tertinggal armada.
Sementara itu, perwakilan dari Damri mengonfirmasi kesiapan armada operasional di lapangan, termasuk adanya fasilitas penunjang baru.
“Kami menyiagakan 118 unit shuttle bus dalam, dan tahun ini ada terobosan baru yaitu penyediaan 1 unit bus khusus disabilitas yang akan bergerak secara mobile di semua pintu gerbang (gate). Kami juga menyiagakan armada bus besar (big bus) sebagai tim ‘sapu bersih’ untuk memastikan tidak ada penonton yang terlantar di sirkuit hingga malam hari,” jelasnya.
Dari sisi keamanan dan kelancaran jalan raya, Kasub Satgas Kawal MotoGP Mandalika 2026, Kompol Yazona, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan personel pengamanan khusus di setiap armada bus.
“Di setiap bus shuttle dalam akan ditempatkan petugas kepolisian berseragam untuk menjamin keamanan dan keselamatan penonton selama perjalanan. Selain itu, Korlantas Mabes Polri juga mengoperasikan 30 kendaraan pengawalan BKO,” terang Kompol Yazona.
Guna mengurai potensi kemacetan di titik-titik krusial, rekayasa lalu lintas berupa penyekatan di Bundaran Sunggung dan Bundaran BIZAM serta skema contraflow telah disiapkan dan disimulasikan sesuai tingkat kepadatan kendaraan di lapangan.













