TANJUNG, RadarNtb.com – Pemandangan menyejukkan menghiasi halaman Polsek Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Minggu sore (15/3/2024). Sebagai bentuk nyata moderasi beragama, keluarga besar umat Buddha Teravada Indonesia di Lombok Utara menggelar aksi sosial berbagi takjil gratis kepada masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Berbagi dan Manisnya Toleransi” ini melibatkan puluhan vihara yang tersebar di wilayah KLU. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 3.150 butir kelapa muda disiapkan untuk dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas.
Ketu Keluarga Buddis Theravada Indonesia (KBTI) Kabupaten Lombok Utara Surdianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk penghormatan dan rasa kekeluargaan terhadap umat Muslim di bulan suci Ramadan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di Lombok Utara, perbedaan itu justru merekatkan. Kami berupaya bersama-sama merawat budaya Membolong Mrenten (persaudaraan) di bumi Tioq Tata Tunaq ini,” ujar Sudiarta dalam sambutannya.
Ia merinci bahwa bantuan kelapa muda tersebut berasal dari donasi swadaya 32 vihara.
“Sebanyak 32 vihara menyumbangkan total 3.150 butir kelapa. Ini semua berkat koordinasi yang baik dari para relawan Karaka Sabha dan pemuda Pacyawandani,” tambahnya.
Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas Buddha. Menurutnya, aksi ini mempertegas status Lombok Utara sebagai daerah yang paling kondusif dalam hal keberagaman.
“Ini adalah tahun kedua saya mengikuti kegiatan ini. Saya sangat bangga karena Lombok Utara adalah kabupaten dengan tingkat toleransi tertinggi di Nusa Tenggara Barat,” tegas AKBP Agus.
Kapolres juga menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan kunci utama terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Mari kita jaga situasi yang damai ini agar kita semua bisa hidup berdampingan dengan tenang,” imbuhnya.
Senada dengan Kapolres, Sekretaris Daerah (Sekda) KLU Sahabudin yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati KLU, menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif umat Buddha.
Pemerintah daerah memandang kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap keanekaragaman budaya dan agama di Lombok Utara.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ini adalah wujud nyata dari penghormatan kita terhadap perbedaan yang ada,” ungkap Sekda KLU.
Acara pembagian takjil berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga sekitar.
Meski dibawah terik matahari, semangat toleransi yang terpancar dari senyum para donatur dan penerima takjil membuat suasana sore itu terasa hangat dan penuh kedamaian.













