MATARAM, RadarNTB.com-Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi NTB digelar di Hotel Aston Mataram, Sabtu (10/1). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru.
Kepala Bagian Bantuan Hukum dan HAM Yudha Prawira Dilaga, S.H., M.H., mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat, menghadiri kegiatan tersebut dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda sebagai bagian dari penguatan organisasi profesi advokat di daerah.
Yudha mengatakan, advokat memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar penegakan hukum. Karena itu, profesionalisme, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik harus terus dijaga dalam menjalankan tugas. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia advokat agar mampu memberikan layanan hukum yang berkualitas dan berkeadilan bagi masyarakat.
Selain itu, Yudha mendorong penguatan sinergi antara organisasi advokat dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem hukum yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ia berharap keberadaan KAI NTB dapat terus berkontribusi dalam mendukung terciptanya kepastian hukum serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Musda IV diikuti jajaran pengurus dan anggota KAI Provinsi NTB. Forum ini juga menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kontribusi advokat dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.
Dalam Musda tersebut, Anton Hariawan dikukuhkan sebagai Ketua DPD KAI NTB. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat organisasi serta meningkatkan kerja sama dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Melalui kepengurusan yang baru, KAI NTB menargetkan penguatan kapasitas organisasi, peningkatan kualitas advokat, serta perluasan sinergi lintas sektor guna mendukung sistem hukum yang lebih efektif di Nusa Tenggara Barat.













