TANJUNG, radarntb.com – Proses legislasi tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Kabupaten Lombok Utara terus berlanjut. Dalam Rapat Paripurna yang digelar di Aula DPRD KLU, Jumat (5/6/2026), seluruh fraksi di DPRD Lombok Utara secara kompak menyatakan setuju agar ketiga Raperda tersebut segera dibahas ke tahap berikutnya.
Rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Sahabudin, S.Sos., M.Si., serta dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD KLU, Hakamah.
Gabungan Fraksi Golkar, PBB, FKN, PNI, dan PDI-P memberikan dukungan penuh terhadap tiga Raperda yang meliputi Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Sarana, Prasarana, dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan, serta Perubahan Perda BUMD.
Salah satu poin krusial yang mendapat atensi besar dari fraksi-fraksi adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Fraksi-fraksi menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penanganan kemiskinan di Lombok Utara.
“Kesejahteraan sosial bukan sekadar program bagi-bagi bantuan atau model karitatif yang bersifat sementara. Ini harus menjadi investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan struktural,” tegas perwakilan fraksi dalam pandangan umumnya.
DPRD KLU mendorong agar pemerintah daerah lebih fokus pada model pemberdayaan ekonomi. Artinya, program kesejahteraan ke depan harus lebih mengutamakan:
-
Pelatihan keterampilan bagi warga.
-
Penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
-
Mendorong kemandirian finansial masyarakat, sehingga warga tidak terus-menerus bergantung pada bantuan sosial.
Sekda KLU, Sahabudin, menyambut baik masukan konstruktif dari fraksi-fraksi tersebut. Kesepakatan ini menjadi sinyal positif bahwa eksekutif dan legislatif memiliki visi yang sama dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah.
Dengan lolosnya tahap pandangan umum fraksi, pembahasan ketiga Raperda ini akan melangkah ke tahap selanjutnya. Masyarakat Lombok Utara pun berharap, kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar mampu menjadi solusi nyata atas tantangan sosial dan tata kelola ekonomi yang ada di Bumi Tioq Tata Tunaq.













