Banner Iklan Aruna

Waspada! Dugaan Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur: Korban Rugi Miliaran Rupiah

  • Bagikan
Waspada! Dugaan Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur: Korban Rugi Miliaran Rupiah
Waspada! Dugaan Penipuan Berkedok Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur: Korban Rugi Miliaran Rupiah

LOMBOK TIMUR, radarntb.com — Harapan tinggi untuk ikut menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) justru berujung pilu bagi seorang warga Selong, Lombok Timur. Sebuah kasus dugaan penipuan dan penggelapan bernilai fantastis kini resmi masuk ke meja penyidik Satreskrim Polres Lombok Timur.

Berdasarkan dokumen yang dihimpun, laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: Peng/B/02/II/2026/Reskrim tertanggal 18 Februari 2026. Pelapor berinisial HM (29), warga Kecamatan Selong, melaporkan sosok berinisial S, warga Ampenan, Kota Mataram, atas dugaan praktik lancung berkedok pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Informasi yang dihimpun tim redaksi mengungkap kronologi yang cukup mencengangkan. Terlapor S diduga menjanjikan pembangunan dapur MBG lengkap dengan peralatan hingga jaminan titik suplai (penerima manfaat).

Termakan janji manis tersebut, korban pun menyerahkan uang dalam jumlah besar, antaranya:

  1. Tahap Awal: Korban menyetorkan uang sebesar Rp950 juta kepada terlapor.

  2. Tahap Kedua: Setelah berbulan-bulan bangunan dapur tidak kunjung rampung, korban kembali merogoh kocek sebesar Rp100 juta.

Ironisnya, meski korban akhirnya berinisiatif melakukan finishing bangunan secara mandiri agar dapur siap beroperasi, titik suplai yang dijanjikan terlapor ternyata nihil. Janji pengelolaan program gizi nasional tersebut diduga kuat hanya isapan jempol belaka.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, S.Tr.K., S.IK., M.M., saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah bekerja mengusut tuntas kasus ini.

“Masih proses. Nanti saya cek sama Kanitnya,” tulis Iptu Arie singkat lewat pesan elektronik.

Saat ini, Tim Penyidik Unit I Satreskrim Polres Lombok Timur tengah melakukan pendalaman awal guna mengurai benang merah kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Munculnya kasus yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) ini menjadi alarm keras bagi masyarakat NTB. Polisi mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap oknum yang menjanjikan kerja sama program pemerintah dengan syarat menyetorkan sejumlah uang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bagi masyarakat yang merasa pernah mengalami kerugian serupa atau merasa menjadi korban oknum yang mencatut nama BGN, diharapkan segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.

Polres Lombok Timur berkomitmen untuk memberikan atensi penuh terhadap setiap laporan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *