JAKARTA, radarntb.com — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI terus bergerak taktis memperkuat konektivitas udara internasional. Sebagai strategi utama mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), Kemenpar sukses memfasilitasi kolaborasi strategis dengan maskapai penerbangan internasional, Scoot, untuk membuka rute langsung dari Singapura menuju Belitung.
Langkah ini menjadi angin segar bagi salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia tersebut dalam menggaet pasar regional yang lebih luas.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan bahwa maskapai Scoot telah resmi memulai operasional perdana rute Singapura–Tanjung Pandan (Belitung) sejak awal Mei ini. Ekspansi ini sekaligus mengukuhkan posisi Scoot yang kini telah melayani total 16 destinasi di Indonesia.
“Kehadiran rute baru ini merupakan langkah konkret untuk menggenjot kunjungan wisman, khususnya dari pasar Singapura, langsung ke salah satu jantung pariwisata prioritas kita,” ujar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resminya di Jakarta.
Pada tahap awal, layanan penerbangan rute Singapura–Belitung ini dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sepekan, yaitu setiap hari Rabu dan Minggu, menggunakan armada dengan kapasitas 112 kursi per penerbangan. Rute ini memang didesain secara khusus untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan wisata (leisure) maupun kunjungan singkat (short getaway).
Menariknya, pada penerbangan perdana (maiden flight), antusiasme pelancong terbilang sangat tinggi. Tingkat keterisian penumpang (load factor) berhasil menembus angka 73,2 persen atau mengangkut sebanyak 82 penumpang dari Singapura.
Made menjelaskan, Belitung memiliki keunggulan kompetitif yang sangat klop dengan karakteristik dan selera wisatawan asal Singapura. Jarak tempuh yang relatif singkat menjadikan pulau ini sebagai alternatif liburan akhir pekan yang ideal.
“Belitung punya potensi wisata yang sangat kuat, mulai dari wisata bahari, kuliner khas, hingga pengalaman leisure yang berkualitas. Gugusan batu granit ikonik, pantai pasir putih, hingga aktivitas island hopping eksklusif di sana adalah daya tarik mewah yang sulit ditemukan di tempat lain,” tambahnya.
Guna menjaga tren positif ini, Kementerian Pariwisata bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk mengencangkan sabuk promosi di pasar Singapura. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan awareness pasar internasional sekaligus mengukuhkan posisi Belitung sebagai destinasi unggulan di panggung global.













