BIMA, RadarNTB.com — Pemerintah Kabupaten Bima terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang prima dan menyentuh langsung ke tingkat desa. Melalui program andalan “Selasa Menyapa” Putaran II, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy turun langsung menyapa warga di Kecamatan Parado, Selasa (12/5/2026).
Tak sekadar menjadi wahana integrasi pelayanan publik, kehadiran pucuk pimpinan Kabupaten Bima di Desa Parado Wane dan Desa Kanca ini juga diisi dengan aksi nyata pembangunan infrastruktur olahraga dan fasilitas umum masyarakat.
Bupati Ady Mahyudi memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan Lapangan Voli di Desa Kanca, serta pemagaran keliling Gedung Serba Guna (GSG) di Desa Parado Wane.
Hadir bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setda, dan pejabat eselon III, Bupati menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik ini adalah investasi penting untuk menciptakan lingkungan desa yang sehat dan produktif.
“Kami berharap seluruh tahapan pembangunan infrastruktur ini berjalan lancar. Sarana olahraga dan fasilitas umum ini harus dirawat bersama agar memberikan manfaat nyata yang panjang dalam mendukung aktivitas positif masyarakat desa,” ujar Bupati Ady Mahyudi kepada RadarNTB.com.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy kembali mempertegas komitmen daerah untuk memprioritaskan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil masyarakat bawah.
“Lapangan voli dan pemagaran gedung serba guna ini bukan sekadar urusan fisik bangunan, tapi ini adalah sarana untuk mempererat silaturahmi, memupuk kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong warga,” ungkap dr. Irfan.
Sementara itu, Camat Parado, Hamzah, S.Sos, menyambut baik intervensi pembangunan dari Pemkab Bima. Menurutnya, keberadaan lapangan voli baru di Desa Kanca akan menjadi angin segar bagi generasi muda setempat untuk menyalurkan bakat olahraga mereka secara positif.
“Ini wadah penting agar anak-anak muda kita di Parado bisa mengembangkan minat di bidang olahraga sekaligus menjunjung tinggi sportivitas,” kata Hamzah.
Terkait pemagaran keliling GSG Desa Parado Wane, Hamzah menjelaskan langkah ini diambil untuk meningkatkan aspek keamanan dan kenyamanan. Mengingat, gedung serba guna tersebut selama ini menjadi pusat berbagai aktivitas sosial, budaya, dan kemasyarakatan warga Parado.













