Banner Iklan Aruna

Arus Lalu Lintas Mulai Padat, Wakapolda NTB Pantau Langsung Pengamanan di Bundaran BIL

  • Bagikan
Arus Lalu Lintas Mulai Padat, Wakapolda NTB Pantau Langsung Pengamanan di Bundaran BIL
Arus Lalu Lintas Mulai Padat, Wakapolda NTB Pantau Langsung Pengamanan di Bundaran BIL

LOMBOK TENGAH, radarntb.com — Memasuki hari kedua rangkaian ajang MotoGP Mandalika 2026, arus lalu lintas di sejumlah titik strategis menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Nusa Tenggara Barat, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., turun langsung memantau situasi arus lalu lintas di kawasan Bundaran Bandara Internasional Lombok (BIL), Sabtu pagi (10/9/2026).

“Hari ini, jika dibandingkan dengan kemarin, terjadi peningkatan arus lalu lintas yang cukup signifikan. Jumlah penumpang yang tiba di bandara juga meningkat, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk memahami dan mengerti betul jalur-jalur lalu lintas yang telah disiapkan,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho saat ditemui di lokasi pemantauan.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di titik-titik krusial, pihak kepolisian telah memetakan pembagian jalur berdasarkan kategori akses penonton.

Ia menjelaskan, di area seperti Suncumb, disiapkan tiga jalur utama yang dibedakan menggunakan pita serta stiker khusus berwarna merah dan biru. Kepolisian juga akan memasang rambu-rambu petunjuk lalu lintas tambahan di persimpangan jalan guna mencegah terjadinya crossing atau penumpukan di bundaran.

“Kami mencoba memasang rambu-rambu petunjuk bagi masyarakat yang akan menonton agar tidak terjadi crossing atau stuck di bundaran. Nanti pengendara sudah bisa mengenali jalur berdasarkan warna pita atau stiker di kendaraannya masing-masing,” jelas Wakapolda.

Dalam pengamanan di lapangan, jajaran kepolisian tidak hanya menurunkan personel internal, tetapi juga menggandeng masyarakat lokal di sekitar kawasan Mandalika untuk membantu proses penguraian dan penyaringan kendaraan. Langkah ini diambil mengingat banyaknya warga sekitar yang beraktivitas harian tanpa memiliki stiker atau tiket resmi.

“Kami melibatkan masyarakat setempat untuk membantu memilah-milah, apakah pengendara tersebut merupakan warga setempat atau penonton yang tidak memiliki stiker dan tiket resmi, agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama,” tambahnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi gangguan kelancaran lalu lintas yang diakibatkan oleh pengemudi di bawah pengaruh alkohol. Wakapolda mengungkapkan bahwa petugas sempat menangani insiden kecil di mana seorang pengendara motor yang mengonsumsi minuman keras mengalami kecelakaan tunggal dengan anggota kepolisian di lapangan.

“Alhamdulillah insiden tersebut sudah dapat ditangani dengan baik. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang menggunakan kendaraan bermotor, agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan tidak mengonsumsi alkohol demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Polda NTB berharap pada puncak acara balapan esok hari, seluruh pengguna jalan dapat lebih tertib dan mematuhi aturan serta rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan.

“Harapan kami sampai dengan hari esok, masyarakat dapat menggunakan kendaraan sebagaimana mestinya karena volume kendaraan akan semakin padat. Saling pengertian antar-pengguna jalan sangat diperlukan agar tidak terjadi kecelakaan dan kemacetan parah,” pungkas Brigjen Pol. Hari Nugroho.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *