google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Bapelkes Mataram Gelar Pelatihan Penting "Pemeriksaan Tuberkulosis untuk Tenaga Laboratorium Bali, NTT, dan Maluku - Radar NTB

Bapelkes Mataram Gelar Pelatihan Penting “Pemeriksaan Tuberkulosis untuk Tenaga Laboratorium Bali, NTT, dan Maluku

  • Bagikan
Bapelkes Mataram Gelar Pelatihan Penting "Pemeriksaan Tuberkulosis untuk Tenaga Laboratorium Bali, NTT, dan Maluku
Bapelkes Mataram Gelar Pelatihan Penting "Pemeriksaan Tuberkulosis untuk Tenaga Laboratorium Bali, NTT, dan Maluku

MATARAM, radarntb.com – Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kementerian Kesehatan RI hari ini menggelar acara pembukaan Pelatihan Pemeriksaan Tuberculosis Menggunakan Alat Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi Petugas Laboratorium di Fasilitas Kesehatan Angkatan 1 dan 2.

Acara yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh 25 peserta setiap angkatan dari Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan yang akan dilaksanakan secara Blended Learning selama 12 hari, dari tanggal 8 hingga 19 Juli 2024.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan tenaga laboratorium dalam pemeriksaan TBC menggunakan alat TCM, yang merupakan alat diagnosis utama untuk penegakan diagnosis Tuberkulosis.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bapelkes Mataram Kemenkes RI Bapak Ali Wardana,SKM.M.Si. pada Senin (8/7/2024).

Dalam sambutannya, Kepala Bapelkes Mataram Kemenkes RI, Ali Wardana, SKM.M.Si., mengatakan, laboratorium TBC merupakan komponen penting dalam pengendalian penyakit Tuberkulosis.

“Penegakan diagnosis tuberculosis dapat berjalan secara optimal apabila dilaksanakan oleh sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan memiliki kompetensi standar,” ujarnya.

Dijelaskan, Laboratorium Tuberkulosis merupakan komponen utama dalam pengendalian penyakit Tuberkulosis karena dapat menentukan diagnosis dan hasil akhir pengobatan pasien Tuberkulosis.

TCM merupakan alat diagnosis utama yang digunakan untuk penegakan diagnosis Tuberkulosis.

“Oleh karena itu peningkatan kapasitas bagi tenaga Kesehatan dengan pelatihan pemeriksaan Tuberkulosis menggunakan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi tenaga laboratorium di fasilitas kesehatan sangat diperlukan,” tegas Ali.

Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kapasitas keterampilan tenaga laboratorium, sehingga target eliminasi Tuberkulosis tahun 2030 dapat tercapai.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat  memberikan manfaat dan bisa meningkatan kapasitas keterampilan tenaga Laboratorium ,sehingga  target eliminasi Tuberkulosis tahun 2030 dapat tercapai,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *