ASRAMA HAJI LOMBOK, radarntb.com – Berakhirnya kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 15 menandai tuntasnya seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Lombok. Kemenhaj NTB menyuarakan rasa syukur mendalam atas kelancaran seluruh tahapan, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan para jemaah kembali ke tanah air.
Secara umum, evaluasi berkala terus dilakukan demi menyempurnakan penyelenggaraan di masa mendatang.
Salah satu fokus utama tahun ini adalah kesigapan mitigasi risiko, terutama dalam memberikan pelayanan ramah lansia, disabilitas, dan jemaah perempuan sesuai dengan tema besar yang diusung kementerian.
“Alhamdulillah, semua jemaah dari Kloter 1 sampai 15 yang tiba hari ini kami sambut dalam kondisi baik dan sehat walafiat. Kami terus melakukan evaluasi dan mitigasi risiko guna membenahi hal-hal yang perlu disempurnakan,” jelas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj) NTB H Lalu Muhammada Amin, Minggu (21/6/2027).
Dalam laporan resminya, Kemenhaj mengonfirmasi adanya penurunan jumlah jemaah asal NTB yang wafat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga hari terakhir, tercatat total ada 12 jemaah yang meninggal dunia.
“Jemaah haji kita yang wafat di tanah suci sebanyak 11 orang, dan ada 1 orang yang wafat di RSUP Provinsi NTB setelah tiba di tanah air. Jemaah yang wafat di RSUP tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Bima,” tuturnya.
Kemenhaj NTB menegaskan komitmen penuh untuk mengawal dan menjamin seluruh hak-hak jemaah yang wafat, termasuk barang bawaan seperti koper, air zam-zam, hingga pencairan klaim premi asuransi.
Nilai asuransi yang akan diterima oleh ahli waris adalah sebesar nilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang berlaku saat ini.
Selain itu, Kemenhaj melalui jajaran di tingkat kabupaten/kota juga diinstruksikan untuk melakukan kunjungan takziah langsung ke rumah duka guna mendampingi sekaligus memastikan kondisi keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan.
Menutup rangkaian operasional haji Embarkasi Lombok, Kakanwil Kemenhaj NTB menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras memberikan pelayanan optimal.
Pujian juga dialamatkan kepada seluruh jemaah haji yang dinilai sangat patuh, tertib, dan taat terhadap seluruh regulasi yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi.
Pihak Kemenhaj NTB pun menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dan berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanan di musim haji mendatang.
